Memasuki Hari Ketiga Akreditasi: Telusur Lapangan, Simulasi Tanggap Darurat, dan Rekomendasi Peningkatan Mutu
BANTUL, RS Paru Respira — Rangkaian survei akreditasi rumah sakit di RS Paru Respira Yogyakarta memasuki hari ketiga. Pada hari ketiga ini, kegiatan diawali dengan melanjutkan proses telusur lapangan dari hari kedua guna mengonfirmasi implementasi standar pelayanan medis maupun administrasi secara komprehensif di seluruh unit kerja.
Selain verifikasi dokumen lanjutan dan wawancara dengan petugas, agenda penting yang menjadi perhatian utama pada hari ketiga adalah pelaksanaan simulasi tanggap darurat, yakni Code Blue (penanganan kegawatdaruratan medis/henti jantung) dan Code Red (penanganan bahaya kebakaran). Simulasi ini digelar untuk menguji kesiapsiagaan, kecepatan respon, serta koordinasi antarpetugas saat menghadapi situasi darurat demi menjamin keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh civitas hospitalia.
Masukan dan Peluang Peningkatan (Peluang Untuk Peningkatan)
Dalam sesi penyampaian umpan balik (exit briefing), Tim Surveyor Akreditasi yang terdiri dari drg. RR Rini Setya Ningsih, MPH (Surveyor Bidang Manajemen) dan Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns. (Surveyor Bidang Pelayanan) memberikan apresiasi atas kesiapan serta komitmen seluruh jajaran RS Paru Respira. Tim surveyor juga menyampaikan beberapa poin arahan strategis sebagai Peluang Untuk Peningkatan mutu pelayanan ke depan:
- Pengisian dan Supervisi eRM: Pengisian Rekam Medis Elektronik (eRM) perlu terus ditingkatkan dan disupervisi agar seluruh kolom terisi lengkap serta bertahap meniadakan penggunaan dokumen berbasis kertas (paperless).
- Sosialisasi Regulasi secara Berkala: Sosialisasi regulasi perlu dilakukan secara rutin agar implementasi kebijakan berjalan konsisten hingga menjadi budaya kerja di level unit terbawah.
- Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien: Memperkuat budaya keselamatan dan perbaikan mutu pelayanan kesehatan yang berkesinambungan.
- Optimalisasi Pemanfaatan IT dan Pengembangan ERM: Memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi serta pengembangan kapabilitas sistem ERM secara berkelanjutan.
- Pemahaman Mutu Prioritas: Pemahaman dan implementasi Mutu Prioritas Unit serta Mutu Prioritas Rumah Sakit harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
- Mempertahankan Loyalitas Pelanggan: Terus memperkuat brand image RS Paru Respira sebagai rumah sakit rujukan utama untuk layanan kesehatan paru dan pernapasan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Direktur RS Paru Respira, dr. Tri Setiana Kusumadewi, Sp.PD, Subsp PMK (K) menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan serta masukan yang diberikan oleh tim surveyor. Manajemen dan seluruh staf RS Paru Respira berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan perbaikan demi memberikan pelayanan kesehatan paru yang semakin aman, bermutu, dan berkualitas bagi masyarakat







Write a Comment