Category: <span>Uncategorized</span>

Dukung Rencana Pengembangan Gedung Baru, RS Paru Respira Lakukan Pengalihan Saluran Irigasi dan Pembuatan Jalan Inspeksi

BANTUL – Dalam rangka mempersiapkan lahan untuk pembangunan gedung pelayanan baru, Rumah Sakit Paru Respira (RS Paru Respira) melaksanakan pekerjaan pengalihan jalur saluran irigasi serta pembuatan jalan inspeksi. Pengerjaan ini berlokasi di area sekitar kawasan rumah sakit, Jl. Samas, Bayangan, Palbapang, Kecamatan Bantul.

Sebelumnya, terdapat dua jalur saluran irigasi yang melintasi area tersebut. Salah satu jalur berada di atas lahan milik RS Paru Respira yang diproyeksikan sebagai lokasi tapak bangunan gedung baru. Agar fungsi pengairan pertanian bagi masyarakat sekitar tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh proses konstruksi, jalur irigasi yang berada di dalam lahan rumah sakit tersebut dialihkan dan digabungkan ke jalur irigasi sebelah barat.

Selain pengalihan aliran air, pekerjaan ini juga mencakup pembuatan dinding penahan irigasi baru yang kokoh serta penyediaan jalan inspeksi. Jalan inspeksi ini dibangun untuk memudahkan pemeliharaan rutin, pembersihan saluran, serta pengawasan aliran air irigasi di masa mendatang.

Pekerjaan fisik pengalihan irigasi ini dilaksanakan pada pertengahan September 2026. Berdasarkan koordinasi teknis di lapangan, aliran air dipastikan tetap mengalir lancar ke lahan pertanian warga sekitar tanpa ada kendala pasokan air. Pekerjaan diproyeksikan selesai pada pertengahan Oktober 2026

Langkah pengalihan sarana irigasi dan pembangunan jalan inspeksi ini merupakan komitmen RS Paru Respira untuk terus berkembang memperluas sarana-prasarana kesehatan, dengan tetap menjaga keselarasan lingkungan serta mendukung kepentingan masyarakat tani di wilayah Palbapang dan sekitarnya.

RS Paru Respira Gelar Sumpah Kerahasiaan Pasien, Tegaskan Komitmen Jaga Data Medis

BANTUL — Rumah Sakit Paru Respira secara resmi menggelar Agenda Sumpah Kerahasiaan Pasien pada Kamis (3/9/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat komitmen seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga staf non-klinis dalam menjaga privasi dan keandalan data medis para pasien.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di aula RS Paru Respira ini wajib diikuti oleh pegawai RS Paru Respira yang belum dilakukan sumpah dan juga mitra vendor sebagai pengingat pentingnya memegang teguh etika profesi dan regulasi hukum terkait perlindungan data pribadi kesehatan.

Komitmen Perlindungan Privasi Pasien

Direksi RS Paru Respira menegaskan bahwa kepatuhan terhadap jaminan kerahasiaan rekam medis bukan sekadar formalitas operasional, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kerahasiaan data medis adalah hak fundamental setiap pasien. Melalui pengucapan sumpah ini, kami memastikan seluruh jajaran RS Paru Respira paham betul tanggung jawab hukum dan etika dalam menjaga informasi tersebut,” ujar perwakilan manajemen RS Paru Respira.

Fokus Utama Sumpah Kerahasiaan

Dalam prosesi tersebut, terdapat beberapa poin kunci yang ditekankan kepada seluruh peserta:

  • Perlindungan Rekam Medis: Melarang penyebaran data riwayat medis, diagnosis, dan identitas pasien tanpa persetujuan sah atau dasar hukum yang berlaku.
  • Keamanan Data Digital: Memastikan pengelolaan data medis berbasis sistem informasi rumah sakit tetap aman dari akses pihak yang tidak berwenang.
  • Penerapan Etika Profesi: Mengintegrasikan nilai kerahasiaan ke dalam pelayanan sehari-hari, mulai dari pendaftaran hingga purna-layanan.

Melalui agenda ini, RS Paru Respira berharap dapat terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang bersahabat, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026: Tingkatkan Kompetensi Demi Wujudkan Budaya Kerja Aman dan Pelayanan Bermutu

Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Kerja, RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026

Bantul – Keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan rumah sakit merupakan salah satu fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan tepercaya. Memahami pentingnya hal tersebut, RS Paru Respira Yogyakarta secara resmi menggelar kegiatan In House Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (IHT K3RS) 2026 pada Kamis (20/08/2026).

Berlangsung di Ruang Amartha RS Paru Respira sejak pukul 07.30 hingga 13.00 WIB, agenda rutin tahunan ini melibatkan seluruh lini elemen karyawan, baik tenaga medis, tenaga kesehatan lainnya, hingga staf pendukung non-medis.

Pada penyelenggaraan tahun ini, IHT K3RS mengusung tema “Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme Menuju Budaya Kerja Aman, Sehat dan Produktif”. Tema ini dipilih sebagai bentuk penegasan komitmen RS Paru Respira dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya responsif terhadap tindakan medis, tetapi juga proaktif dalam memitigasi serta mengelola risiko keselamatan di area rumah sakit.

Pentingnya Penerapan Budaya K3 di Rumah Sakit

Rumah sakit merupakan tempat kerja dengan potensi risiko yang kompleks, mulai dari bahaya biologis, fisik, kimia, hingga ergonomi dan psikososial. Oleh karena itu, penguatan kompetensi K3 bagi seluruh staf menjadi langkah krusial. Melalui paparan materi dan diskusi interaktif dalam pelatihan ini, jajaran RS Paru Respira diajak untuk lebih peka terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja masing-masing.

Adapun beberapa poin penting dan tujuan utama yang disoroti dalam pelaksanaan IHT K3RS 2026 ini meliputi:

  • Peningkatan Pemahaman & Kompetensi: Memastikan seluruh insan rumah sakit memahami standar operational prosedur (SOP) keselamatan kerja yang berlaku secara konsisten.
  • Penumbuhan Budaya Kesadaran K3: Mengubah pola pikir dari sekadar menggugurkan kewajiban regulasi menjadi sebuah kesadaran bersama untuk saling menjaga keselamatan sesama rekan kerja.
  • Pencegahan Kecelakaan Kerja & PAK: Menerapkan langkah preventif secara terukur untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
  • Penciptaan Lingkungan Kerja Ideal: Mewujudkan ekosistem kerja yang aman, sehat, nyaman, serta produktif sehingga para pegawai dapat memberikan performa terbaiknya.
  • Keberlanjutan Mutu Pelayanan: Menjamin bahwa mutu serta keamanan pelayanan kesehatan bagi pasien dan pengunjung senantiasa terjaga sesuai standar mutu nasional.

Komitmen untuk Pasien dan Masyarakat

Melalui momentum pelaksanaannya, RS Paru Respira terus mempertegas slogan keselamatan internalnya: “Utamakan Keselamatan Kerja Demi Kita, Keluarga, dan Pasien”.

Manajemen RS Paru Respira berharap, usainya kegiatan pelatihan ini dapat semakin memperkokoh profesionalisme para karyawan dalam memberikan pelayanan kesehatan paru terbaik, aman, dan berkualitas tinggi bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya secara berkelanjutan.

Meningkatkan Mutu Pelayanan: Pelatihan Service Excellence RS Paru Respira

Bantu,16Juli2026.Di dunia kesehatan, pelayanan bukan sekadar tugas administratif atau tindakan medis; pelayanan adalah bentuk kepedulian yang menyembuhkan. RS Paru Respira berkomitmen penuh untuk menghadirkan standar pelayanan prima melalui Pelatihan Service Excellence bagi seluruh karyawan.

Kami percaya bahwa keramahan, empati, dan profesionalisme adalah fondasi utama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pasien yang datang dengan berbagai keluhan pernapasan.

Mengapa Service Excellence Penting bagi Kita?

Di RS Paru Respira, setiap interaksi—mulai dari bagian pendaftaran, perawat di bangsal, hingga staf pendukung lainnya—memiliki peran krusial dalam menciptakan pengalaman positif bagi pasien. Pelatihan ini dirancang untuk:

  • Membangun Empati Mendalam: Memahami kebutuhan pasien dengan lebih baik melalui komunikasi terapeutik.
  • Standarisasi Pelayanan: Memastikan setiap pasien mendapatkan perlakuan yang profesional, konsisten, dan berkualitas tinggi.
  • Mengelola Keluhan dengan Solutif: Mengubah setiap tantangan atau keluhan pasien menjadi peluang untuk memperbaiki mutu layanan.
  • Membangun Budaya Kerja Positif: Menciptakan lingkungan kerja yang suportif antar karyawan demi pelayanan yang lebih sinergis.

Fokus Utama Pelatihan

Pelatihan ini mencakup materi-materi praktis yang dapat langsung diimplementasikan di lapangan, antara lain:

  1. Mindset Pelayanan Prima: Mengubah persepsi dari sekadar “melayani” menjadi “memberikan kepedulian”.
  2. Etika Komunikasi Efektif: Penggunaan bahasa verbal dan non-verbal yang menenangkan pasien.
  3. Manajemen Situasi Sulit: Teknik penanganan pasien atau keluarga pasien dalam kondisi emosional dengan tetap menjaga profesionalisme.
  4. Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun): Sebagai ruh dari interaksi harian kita di rumah sakit.

Visi Kita ke Depan

Melalui program ini, RS Paru Respira bertekad menjadi rumah sakit rujukan utama yang tidak hanya unggul dalam penanganan medis di bidang paru, tetapi juga menjadi teladan dalam Service Excellence di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Kepuasan pasien adalah bukti nyata dari dedikasi kita. Bersama-sama, mari kita tingkatkan kualitas layanan dengan hati, demi kesehatan napas yang lebih baik bagi masyarakat.

“Pelayanan prima adalah ketika kita memperlakukan pasien bukan hanya sebagai orang sakit, melainkan sebagai seseorang yang membutuhkan perhatian dan kenyamanan maksimal dari setiap sentuhan tangan kita.”

Tingkatkan Keselamatan Pasien, RS Paru Respira Sukses Gelar Kegiatan “Pitstop Praktik PPI” 2026

BANTUL– Sebagai wujud komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, sehat, dan aman bagi seluruh masyarakat, Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi interaktif bertajuk “Pitstop Praktik Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)”. Kegiatan yang diikuti oleh para tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit ini berlangsung dengan tertib dan dinamis pada Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman serta kedisiplinan seluruh elemen rumah sakit dalam menerapkan prosedur PPI yang benar. Dengan mengusung moto “Bersih, Aman, Selamat”, acara ini menegaskan pentingnya sinergi bersama untuk melindungi pasien, petugas medis, serta lingkungan rumah sakit dari risiko infeksi nosokomial.

Rangkaian Kegiatan dan Pembagian Zona “Pitstop”

Acara diawali dengan persiapan matang dari panitia, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi briefing bersama seluruh peserta yang bertempat di Aula Amarta. Untuk memastikan setiap materi tersampaikan secara mendalam dan aplikatif, simulasi pelaksanaan Pitstop dibagi ke dalam 4 stasiun (zona) utama dengan fokus kompetensi yang berbeda:

  • Pit Stop 1: Hand Hygiene dan Pemakaian APDPetugas kembali diuji dan disegarkan ingatannya mengenai 6 langkah cuci tangan yang benar menurut standar WHO serta prosedur pemasangan dan pelepasan Alat Pelindung Diri (APD) secara steril.
  • Pit Stop 2: Pemilahan Limbah dan Spill KitZona ini berfokus pada ketepatan memilah limbah medis dan non-medis, serta kesigapan dalam menggunakan spill kit untuk menangani tumpahan cairan tubuh atau zat infeksius secara aman.
  • Pit Stop 3: Penyuntikan / Flebotomi yang AmanStasiun yang menekankan aspek patient safety tinggi, melatih kembali teknik pengambilan sampel darah (flebotomi) dan penyuntikan obat guna mencegah terjadinya cedera jarum suntik (needle stick injury).
  • Pit Stop 4: Dekontaminasi Alat Kesehatan Pasca PakaiPeserta mempraktikkan alur pembersihan, disinfeksi, hingga sterilisasi peralatan medis setelah digunakan pada pasien agar siap digunakan kembali dalam kondisi steril.

Untuk memacu adrenalin dan menjaga kedisiplinan waktu layaknya tim balap di area pit stop, jalannya simulasi diatur secara ketat oleh Petugas Timer yang bertindak sebagai penanda waktu mulai, berakhir, hingga momen pergantian stasiun.

Komitmen Pelayanan yang Kuat

Melalui kegiatan penyegaran praktik seperti ini, RS Paru Respira berharap budaya pencegahan infeksi bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan telah menjadi gaya hidup dan prosedur tetap yang melekat pada setiap tindakan medis.

RS Paru Respira Perluas Jangkauan Skrining TBC hingga ke Kelurahan Tuksono

KULON PROGO – Melanjutkan komitmen dalam upaya deteksi dini penyakit menular paruparu, Rumah Sakit Paru Respira menyelenggarakan kegiatan Active Case Finding (ACF) atau skrining TBC aktif bertempat di Balai Desa Kelurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, pada Sabtu (25/04).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau masyarakat secara langsung di tingkat kelurahan. Fokus utama dari program ini adalah menemukan kasus TBC sedini mungkin agar dapat segera dilakukan penanganan medis yang tepat guna memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.

Jemput Bola dengan Teknologi Modern

Dalam kegiatan di Kelurahan Tuksono ini, RS Paru Respira menghadirkan layanan pemeriksaan lengkap dengan dukungan teknologi terkini. Masyarakat yang hadir mendapatkan pelayanan berupa:

  1. Skrining Klinis: Wawancara mendalam mengenai gejala dan riwayat kontak oleh petugas kesehatan.
  2. Pemeriksaan Rontgen Dada: Menggunakan unit rontgen portabel untuk melihat gambaran paru secara langsung.
  3. Pemeriksaan Dahak (TCM): Bagi warga yang terindikasi melalui hasil rontgen atau gejala klinis, petugas langsung melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Kolaborasi Bersama Perangkat Desa

Lurah Tuksono menyambut baik inisiatif jemput bola ini. Menurutnya, kehadiran RS Paru Respira di Balai Desa sangat membantu warga yang memiliki keterbatasan akses atau waktu untuk datang ke rumah sakit besar. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kesehatan warga adalah prioritas. Dengan adanya skrining gratis di Balai Desa, warga merasa lebih nyaman untuk memeriksakan diri,” ungkapnya.

Menuju Eliminasi TBC 2030

Pihak manajemen RS Paru Respira menegaskan bahwa kegiatan ACF ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah. Tujuannya selaras dengan target nasional, yaitu eliminasi TBC pada tahun 2030. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan pasien dan semakin kecil risiko penularan di masyarakat.

RS Paru Respira juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan. TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan teratur, serta seluruh layanan pemeriksaan dalam program ACF ini diberikan secara gratis.

Lokakarya Rekayasa Nilai (Value Engineering) Ke 2 DED Pengembangan RS Paru Respira

Lokakarya Rekayasa Nilai (Value Engineering) ke-2 DED Pengembangan RS Paru Respira pada tanggal 5 s.d. 8 Desember 2025 berfokus pada penyempurnaan rancangan teknis agar setiap elemen pengembangan rumah sakit memiliki manfaat maksimal dengan biaya yang terkontrol. Tim perencana, manajemen rumah sakit, dan para pemangku kepentingan teknis menilai ulang fungsi-fungsi utama bangunan, alur layanan pasien, kebutuhan peralatan, serta efisiensi konstruksi. Setiap alternatif solusi diuji secara sistematis untuk memastikan bahwa rencana akhir tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memberikan nilai terbaik bagi pelayanan kesehatan ke depannya. Hasil lokakarya menjadi dasar perbaikan dokumen DED sebelum memasuki tahap finalisasi.

Rumah Sakit Paru Respira meraih “Predikat Terbaik Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025”

Rumah Sakit Paru Respira meraih “Predikat Terbaik Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025”, sebuah capaian yang menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas layanan dibidang kesehatan. Penghargaan ini diberikan setelah rumah sakit paru respira dinilai konsisten menyediakan akses informasi yang lengkap, mudah dijangkau, dan sesuai standar Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Rumah Sakit Paru Respira menunjukkan keterbukaan melalui publikasi rutin, dokumentasi layanan, standar operasional, informasi kepegawaian, laporan anggaran, hingga mekanisme pengaduan publik. Sistem informasi yang terstruktur dan responsif menjadi salah satu alasan utama penilaian tinggi tersebut. Pencapaian ini memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan modern menuntut transparansi yang sama pentingnya dengan kualitas medis.

Predikat Badan Publik Informatif ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat. Setiap informasi yang kami buka, setiap pelayanan yang kami berikan, adalah bentuk komitmen untuk hadir lebih dekat, lebih jujur, dan lebih bertanggung jawab. Rumah Sakit Paru Respira melangkah maju bersama Anda.

Indeks Kepuasan Masyarakat 2025

Sahabat Paru,

Dalam mewujudkan upaya peningkatan kualitas layanan di RS Paru Respira, pada tahun 2023 ini telah dilaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) di RS Paru Respira dengan hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 83,29 dengan Mutu Pelayanan B dan Kinerja Unit Layanan dalam kategori Baik.

SKM dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna layanan dan memperoleh umpan balik berupa keluhan, saran atau masukan guna meningkatkan kualitas pelayanan. RS Paru Respira Dinas Kesehatan DIY senantiasa akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama pengguna layanan yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat ini.

#SKM #rsprespira

 

Gerakan Aksi Lingkungan Indonesia dalam rangka memperingati World Cleanup Day

Civitas hospitalia RS Paru Respira pada hari ini, 19 September 2025, melaksanakan Gerakan Aksi Lingkungan Indonesia dalam rangka memperingati World Cleanup Day. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya menciptakan lingkungan sehat dan bebas dari sampah. Melalui aksi bersama ini, RS Paru Respira tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan aktif mendukung gerakan global peduli lingkungan demi keberlanjutan hidup dan kesehatan masyarakat.