Berita

Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar

Hari Anti Narkoba Internasional 2024, 26 Juni 2024

Oleh: Kristiriyandini, SKM

Tahukah Kamu?

Data global saat ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika telah mencapai angka 296 juta jiwa, naik sebesar 12 juta jiwa jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka ini mewakili 5,8% penduduk dunia yang berusia 15-64 tahun. Sedangkan hasil survei nasional prevalensi penyalahgunaan narkotika tahun 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi sebesar 1,73% atau setara dengan 3,3 juta penduduk Indonesia yang berusia 15-64 tahun. Data ini juga menunjukkan ada peningkatan penyalahgunaan narkotika secara signifikan pada kalangan kelompok umur 15-24 tahun.

Peringatan Hari Anti Narkoba 2024

Mengusung tema global HANI 2024, “The Evidence is Clear: Invest in Prevention”, Peringatan HANI mengandung pesan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan kesungguhan hati, pikiran, konsistensi, dan orientasi jangka panjang, yang dilakukan sebagai upaya investasi dalam membangun generasi masa depan bangsa yang unggul, berdaya saing, dan sehat tanpa narkotika.

Bahaya dan Dampak Narkoba pada Hidup dan Kesehatan

  1. Dehidrasi

Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak.

  1. Halusinasi

Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus.

  1. Menurunnya Tingkat Kesadaran

Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar.

  1. Kematian

Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi taruhannya.

  1. Gangguan Kualitas Hidup

Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum.

 

Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh.

Jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

Semua pihak, baik instansi, akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, pemuka agama dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menjaga komitmen dalam kebersamaan mencintai Indonesia dengan bersedia menjadi aktor gerakan perlawanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Sumber: bnn.go.id

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dukung Rencana Pengembangan Gedung Baru, RS Paru Respira Lakukan Pengalihan Saluran Irigasi dan Pembuatan Jalan Inspeksi

BANTUL – Dalam rangka mempersiapkan lahan untuk pembangunan gedung pelayanan baru, Rumah Sakit Paru Respira (RS Paru Respira) …

PENTINGNYA MEMBIASAKAN CUCI TANGAN YANG BENAR UNTUK MENJAGA KESEHATAN

Oleh:Nur Handayani, S.KM Mencuci tangan dengan sabun merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. …

Memasuki Hari Ketiga Akreditasi: Telusur Lapangan, Simulasi Tanggap Darurat, dan Rekomendasi Peningkatan Mutu

BANTUL, RS Paru Respira — Rangkaian survei akreditasi rumah sakit di RS Paru Respira Yogyakarta memasuki hari ketiga. Pada …

Masuk Hari Kedua Survei Akreditasi, RS Paru Respira Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

BANTUL — Rumah Sakit Paru Respira terus berupaya menjaga dan meningkatkan standar tata kelola serta pelayanan kesehatan …

Asap, Polusi Udara, dan Kesehatan Paru: Waspadai Bahaya PM2.5 bagi Pernapasan

Oleh:Susilawati.S.K.M Kualitas udara menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga kesehatan paru. Paparan polusi udara, …

Tingkatkan Keselamatan Lingkungan Kerja, RS Paru Respira Gelar Praktik K3RS 2026

Bantul-(21/8)Rumah Sakit Paru Respira secara konsisten berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan siap …