Tingkatkan Mutu Layanan dan Keselamatan Pasien, RS Paru Respira Yogyakarta Gelar In House Training PPI 2026
BANTUL – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap mutu pelayanan kesehatan serta menjamin keselamatan pasien dan petugas medis, Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta secara resmi menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bagi seluruh karyawan pada tahun 2026.
Kegiatan yang menjadi agenda krusial rumah sakit ini dilaksanakan secara komprehensif, memadukan metode penyampaian materi secara teoretis maupun simulasi praktik lapangan. Berdasarkan rencana pelaksanaan, sesi pemberian Teori diselenggarakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026, yang dilakukan secara daring memanfaatkan platform Zoom Meeting. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lini karyawan dapat menyerap landasan keilmuan dan regulasi terbaru seputar PPI secara efektif tanpa mengganggu jalannya pelayanan langsung di rumah sakit.
Guna memantapkan pemahaman keilmuan yang telah didapatkan, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan sesi Praktik lapangan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Selasa dan Kamis, tanggal 23 dan 25 Juni 2026. Sesi pemantapan psikomotorik ini akan dipusatkan secara luring di Aula Amarta serta area Selasar RS Paru Respira Lantai 3. Pada tahap pelaksanaan ini, para karyawan akan dibekali simulasi langsung mengenai langkah-langkah konkret pencegahan infeksi di lingkungan fasilitas kesehatan. Seluruh rangkaian kegiatan, baik teori maupun praktik, berlangsung secara produktif pada pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Materi inti dalam pelatihan berkala ini mencakup beberapa pilar utama penanganan infeksi di rumah sakit, di antaranya adalah kepatuhan kebersihan tangan (hand hygiene), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang standar, manajemen dekontaminasi alat medis, serta tata kelola pemilahan sampah dan limbah medis yang aman bagi lingkungan kerja. Pemilahan sampah biologis dan non-biologis yang tepat menjadi salah satu sorotan utama demi mencegah terjadinya kontaminasi silang di area rumah sakit.
Penerapan prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bukan lagi sekadar pelengkap prosedur administratif, melainkan pilar utama dan budaya kerja yang wajib diinternalisasi oleh setiap insan kesehatan demi mewujudkan keselamatan pasien yang optimal.
Melalui penyelenggaraan IHT PPI ini, manajemen RS Paru Respira Yogyakarta berharap seluruh karyawan—baik tenaga medis, paramedis, hingga staf penunjang non-medis—memiliki kesiapsiagaan yang tinggi serta standardisasi tindakan yang seragam. Langkah preventif yang konsisten diharapkan mampu menekan risiko infeksi rumah sakit (Healthcare-Associated Infections/HAIs) seminimal mungkin, sekaligus terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu dan keamanan layanan di RS Paru Respira Yogyakarta
