Author: <span>admin</span>

Sinergi Bersama Wamenkes RI: Jemput Bola Deteksi TB di Sentolo!

SENTOLO – RS Paru Respira terus menunjukkan komitmennya dalam garda terdepan pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, RS Paru Respira berkesempatan mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) yang dilaksanakan di Kelurahan Sentolo.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung efektivitas penemuan kasus TBC secara aktif di tengah masyarakat, sebagai bagian dari strategi nasional akselerasi eliminasi TBC tahun 2030.

Menghadirkan Teknologi di Tengah Masyarakat

Dalam kegiatan ACF kali ini, RS Paru Respira membawa solusi nyata melalui layanan X-Ray Portable. Teknologi mutakhir ini menjadi bintang utama dalam mempermudah akses kesehatan bagi warga Sentolo.

Kenapa X-Ray Portable sangat penting?

  • Aksesibilitas: Masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan rontgen dada.
  • Kecepatan: Hasil pemindaian dapat diketahui secara cepat, memungkinkan tim medis memberikan tindak lanjut instan.
  • Akurasi: Meskipun bersifat portabel, kualitas citra yang dihasilkan tetap standar medis untuk deteksi dini kelainan pada paru.

Deteksi Dini: Langkah Awal Menuju Kesembuhan

Wakil Menteri Kesehatan RI mengapresiasi kolaborasi aktif RS Paru Respira dalam menjemput bola ke lapangan. Beliau menekankan bahwa TBC hanya bisa dikalahkan jika kita berhasil memutus rantai penularannya melalui deteksi sedini mungkin.

“Deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, dan semakin kecil risiko penularan ke anggota keluarga lainnya. Inilah langkah nyata kita menuju Indonesia Bebas TBC,” ujar pihak RS Paru Respira di sela-sela kegiatan.

Komitmen RS Paru Respira

Sebagai rumah sakit spesialis paru, RS Paru Respira tidak hanya menunggu pasien di klinik, tetapi juga aktif bergerak secara preventif dan promotif. Melalui kegiatan di Kelurahan Sentolo ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kesehatan paru semakin meningkat.

Mari bersama-sama kita dukung gerakan eliminasi TBC. Ingat, TBC bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan tuntas!

Salam Sehat, Sahabat Respira! 🏥✨

Gizi Seimbang sebagai Pondasi Kesehatan Keluarga yang Tak Pernah Usang

Oleh : Arifah BN, S.KM

Pola makan yang sehat bukan hanya tren sesaat. Dari generasi muda yang aktif bergerak hingga orang dewasa dan lansia yang ingin tetap prima, gizi seimbang adalah kunci kehidupan sehat jangka panjang. Bukan sekadar mengisi perut, tetapi memahami apa dan mengapa kita makan sesuatu setiap hari.

Secara sederhana, gizi seimbang berarti tubuh memperoleh semua zat gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan serat, dalam jumlah dan proporsi yang tepat setiap hari. Itu juga mencakup minum air yang cukup dan jadwal makan yang teratur.

Mengapa Gizi Seimbang Itu Penting?

  1. Energi untuk Setiap Aktivitas

Bukan cuma tubuh yang bergerak, otak juga butuh bahan bakar. Nutrisi yang seimbang membantu kita menjadi lebih bertenaga, fokus, dan produktif, terutama kalau punya aktivitas padat sepanjang hari.

  • Pertumbuhan dan Perbaikan Tubuh

Protein membantu memperbaiki sel dan jaringan, sementara karbohidrat memberi energi harian. Lemak sehat berperan dalam penyerapan vitamin, dan vitamin serta mineral mendukung berbagai proses penting dalam tubuh.

  • Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Konsumsi nutrisi yang tepat dapat membantu menurunkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan menjaga kesehatan otak di usia lanjut.

  • Tumbuh Kembang Optimal bagi Anak & Remaja

Anak yang mendapat gizi seimbang memiliki peluang lebih tinggi untuk mencapai tinggi dan berat badan ideal, konsentrasi belajar yang baik, serta daya tahan tubuh lebih kuat terhadap infeksi.

Prinsip Praktis Gizi Seimbang: “Isi Piringku”

Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan prinsip sederhana Isi Piringku untuk membantu masyarakat menerapkan gizi seimbang tanpa ribet. Prinsip ini bisa jadi panduan sehari-hari:

½ piring sayuran dan buah,

¼ piring sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau sereal,

¼ piring protein dari lauk hewani atau nabati.

Selain itu, batasi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, terutama dari makanan cepat saji dan minuman manis.

Gizi Seimbang di Setiap Tahap Kehidupan

  1. Bayi & Balita

Masa awal kehidupan adalah periode paling kritis. Gizi yang baik mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. ASI eksklusif selama 6 bulan dan MPASI bergizi selanjutnya adalah pondasi terbaik di tahap ini.

  • Remaja & Dewasa

Remaja yang aktif membutuhkan kalori dan gizi yang cukup untuk pertumbuhan. Orang dewasa pun perlu gizi seimbang untuk mengatur berat badan, mempertahankan massa otot, dan menjaga stamina sehari-hari.

  • Lansia

Pada lansia, gizi seimbang membantu menjaga kekuatan tubuh, imunitas, dan fungsi kognitif, yang semuanya krusial untuk kualitas hidup yang baik.

Tips Praktis & Realistis untuk Hidup Sehat

Berikut langkah sederhana yang bisa kamu terapkan mulai dari hari ini:

  1. Rencanakan Menu Mingguan

Dengan perencanaan, pilihan makanan lebih bervariasi dan seimbang.

  • Sayur & Buah Warna-warni Setiap Hari

Semakin beragam warna, semakin banyak nutrisi yang diperoleh.

  • Pilih Karbohidrat Kompleks

Contohnya nasi merah, gandum utuh, atau ubi, lebih tinggi serat dan tahan lama sebagai sumber energi.

  • Pilih Protein Berkualitas

Ikan, telur, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang bagus.

  • Hindari Makanan Ultra Proses

Kurangi camilan tinggi gula, garam, dan lemak trans.

  • Air Putih yang Cukup

Minimal 8 gelas per hari, penting untuk hidrasi dan fungsi tubuh optimal.

  • Aktif Bergerak

Gizi seimbang jadi lebih efektif bila dibarengi dengan aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi atau senam keluarga.

Bukan Tentang Sempurna, Tapi Konsisten 🤝

Gizi seimbang bukan soal diet ekstrem atau aturan yang kaku. Ini tentang membangun kebiasaan sehat yang bisa bertahan lama, dari sarapan hingga makan malam, dari anak sampai lansia. Kebiasaan kecil seperti memilih makanan yang lebih alami, mengurangi gula, dan minum air putih bisa berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang.

Gizi seimbang adalah investasi kesehatan terbaik yang bisa dilakukan siapa pun, kapan pun. Bukan hanya sekadar daftar makanan, tetapi cara hidup yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan produktivitas sepanjang usia. Mulai dari langkah kecil hari ini, dan rasakan manfaatnya dalam jangka panjang.

Sumber:

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu. 2022. Pentingnya Gizi Seimbang Bagi Lansia, Nakes Puskesmas Kalis Edukasi Lansia Desa Kalis Raya. https://dinkes.kapuashulukab.go.id/detil_info/2893

Kementerian Kesehatan RI. 2024. Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang

Klinik Keluarga. 2024. Pentingnya Gizi Seimbang untuk Kesehatan Optimal. https://www.klinikkeluarga.com/news/selengkapnya/pentingnya-gizi-seimbang-untuk-kesehatan-optimal

Puskesmas Pelangan. 2025. Gizi Seimbang untuk Semua Usia: Konsultasi di Puskesmas. https://puskesmaspelangan-dikes.lombokbaratkab.go.id/artikel/gizi-seimbang-untuk-semua-usia-konsultasi-di-puskesmas/

RSUD Narmada. 2025. Gizi Seimbang untuk Keluaraga Sehat. https://rsudnarmada.lombokbaratkab.go.id/artikel/gizi-seimbang-untuk-keluarga-sehat/

WASPADA!!! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN RS PARU RESPIRA

Diberitahukan kepada seluruh pihak bahwa setiap pemesanan yang mengatasnamakan Rumah Sakit Paru Respira dilakukan secara resmi melalui institusi dan tidak pernah mengatasnamakan pribadi.

Apabila terdapat pihak yang melakukan pemesanan atau transaksi dengan mengatasnamakan Rumah Sakit Paru Respira secara pribadi, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan bukan merupakan tanggung jawab Rumah Sakit Paru Respira.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian.

Peringati Hari Gizi Nasional 2026, RS Paru Respira & PERSAGI Edukasi Siswa SD Peni Bantul

BANTUL – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 yang dirayakan serentak di seluruh penjuru Indonesia, RS Paru Respira menunjukkan komitmen nyatanya terhadap kesehatan generasi muda. Bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), RS Paru Respira hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan edukasi kesehatan yang berlangsung di SD Peni Bantul pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan ini mengusung tema besar “Gizi Seimbang untuk Tumbuh Cerdas, Aktif, dan Sehat”. Edukasi ini menyasar siswa-siswi sekolah dasar sebagai kelompok krusial dalam masa pertumbuhan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pola makan yang tepat.

Investasi Masa Depan Melalui Piring Makan

Melalui paparan materi yang interaktif, tim edukator dari RS Paru Respira dan PERSAGI menekankan bahwa kecerdasan intelektual dan ketahanan fisik anak sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka konsumsi setiap hari.

“Kesehatan dan kecerdasan anak tidak didapatkan secara instan, melainkan dimulai dari pilihan makan sehari-hari. Gizi seimbang adalah kunci utama agar anak tumbuh cerdas, memiliki tubuh yang aktif, dan hidup lebih sehat,” ujar perwakilan narasumber dari RS Paru Respira.

Tiga Pilar Utama Edukasi

Dalam sesi tersebut, para siswa diajak untuk memahami konsep Isi Piringku yang mencakup:

  • Tumbuh Cerdas: Pentingnya asupan protein hewani dan mikro nutrisi untuk mendukung perkembangan saraf otak.
  • Tubuh Aktif: Kecukupan energi dari karbohidrat dan lemak baik guna menunjang aktivitas fisik siswa baik di sekolah maupun di rumah.
  • Hidup Sehat: Peran vitamin dan mineral dari sayur serta buah-buahan untuk memperkuat sistem imun (kekebalan tubuh).

Sinergi untuk Promosi Kesehatan

Partisipasi RS Paru Respira dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program #RespiraPeduliGizi. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan pesan mengenai pentingnya gizi seimbang dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada masyarakat luas, dimulai dari lingkungan sekolah.

Kegiatan di SD Peni Bantul ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang antusias dan komitmen bersama untuk membiasakan pola makan sehat sejak dini demi menyongsong generasi emas Indonesia yang lebih berkualitas.

RS Paru Respira Gelar Rapat Program Kerja 2026

Oleh : Admin

Rabu, 21 Januari 2026, RS Paru Respira menggelar Rapat Program Kerja (Proker) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Radyosuyoso, Bappeda, hari ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran struktural rumah sakit, mulai dari Direktur, Kepala Seksi dan Kepala Subbagian, Kepala Instalasi, hingga Kepala Unit.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan program kerja antarunit, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan dan tata kelola rumah sakit. Setiap unit memaparkan rencana kerja yang disusun secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan rapat program kerja ini, RS Paru Respira berharap seluruh jajaran dapat membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kinerja yang efektif, efisien, dan berkelanjutan pada tahun 2026.

AYO….CEK PARU DENGAN SPIROMETRI DI RUMAH SAKIT PARU RESPIRA !!

Oleh : Susilawati, S.KM

  1. Apa Itu Pemeriksaan Spirometri ?
    Spirometri adalah pemeriksaan fungsi paru untuk mengukur jumlah udara yang dapat dihirup dan dihembuskan, serta kecepatan aliran udara saat bernapas. Pemeriksaan ini menggunakan alat bernama spirometer dan merupakan standar pemeriksaan fungsi paru di fasilitas kesehatan. Spirometri bersifat aman, cepat, non-invasif, dan tidak menimbulkan rasa sakit.
  2. Tujuan Pemeriksaan Spirometri
    Pemeriksaan spirometri bertujuan untuk:
    Menilai fungsi paru secara objektif
    Mendeteksi dini gangguan pernapasan
    Membantu menegakkan diagnosis penyakit paru
    Menilai tingkat keparahan penyakit paru
    Memantau respons dan keberhasilan pengobatan
  3. Penyakit Yang Dapat Dideteksi Dengan Spirometri
    Spirometri dapat membantu dalam diagnosis dan pemantauan:
    Asma
    Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
    Bronkitis kronik
    Penyakit paru restriktif
    Gangguan fungsi paru akibat rokok atau paparan polusi
  4. Siapa Yang Dianjurkan Melakukan Spirometri ?
    Pemeriksaan spirometri dianjurkan bagi:
    Pasien dengan keluhan sesak napas, batuk lama, atau napas berbunyi
    Penderita asma atau PPOK
    Perokok aktif maupun pasif
    Pekerja dengan paparan debu, asap, atau bahan kimia
    Pasien yang sedang atau telah menjalani terapi penyakit paru
    Masyarakat yang ingin memantau kesehatan paru secara rutin
  5. Prosedur Pemeriksaan Spirometri
    Pasien akan diberi penjelasan oleh petugas kesehatan
    Pasien diminta menarik napas sedalam mungkin
    Pasien menghembuskan napas sekuat dan secepat mungkin ke alat spirometer
    Pemeriksaan dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil terbaik
    Hasil dicetak dan dievaluasi oleh dokter
  6. Persiapan Sebelum Pemeriksaan
    Tidak merokok minimal 1 jam sebelum pemeriksaan
    Tidak makan terlalu kenyang
    Menggunakan pakaian yang nyaman
    Mengikuti instruksi petugas selama pemeriksaan
  7. Keunggulan Pemeriksaan Spirometri Di Rumah Sakit Paru Respira
    Dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih
    Menggunakan alat spirometri modern dan terkalibrasi
    Hasil pemeriksaan akurat dan terpercaya
    Evaluasi langsung oleh dokter spesialis paru
    Pelayanan cepat, aman, dan nyaman
     
    Kesimpulan
    Pemeriksaan spirometri merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan paru, mendeteksi gangguan pernapasan sejak dini, serta meningkatkan kualitas hidup. RS Paru Respira menyediakan layanan spirometri profesional sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan pernapasan masyarakat.
    Sumber :
    ·  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Penyakit Paru dan Pernapasan.
    ·  American Thoracic Society (ATS) & European Respiratory Society (ERS). Standardisation of Spirometry.
    ·  Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Penyakit Paru.

SOSIALISASI APLIKASI CORETAX DAN PELAPORAN SPT TAHUNAN

Kamis (08/01), RS Paru Respira bekerja sama dengan KPP Pratama Bantul mengadakan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Coretax dan bimbingan pelaporan SPT Tahunan bagi seluruh civitas hospitalia. Langkah ini merupakan komitmen RS Paru Respira untuk terus tertib administrasi dan mendukung program digitalisasi Direktorat Jenderal Pajak. Kegiatan yang berlangsung di ruang Amarta rumah sakit Paru Respira ini menghadirkan narasumber ahli dari KPP Pratama Bantul.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai RS Paru Respira dapat memahami sistem perpajakan terbaru yang lebih terintegrasi serta menjalankan kewajiban lapor SPT tepat waktu sebelum batas akhir masa pajak. Mari wujudkan insan kesehatan yang taat pajak demi pembangunan bangsa yang lebih baik.

Pentingnya Postur Duduk yang Benar

Oleh: Nur Handayani, SKM

Duduk terlalu lama dengan posisi yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai keluhan pada tubuh, seperti punggung pegal, leher kaku, nyeri pinggang, hingga menurunnya produktivitas. Kebiasaan ini, jika dibiarkan, dapat menimbulkan masalah otot dan tulang jangka panjang.

Tips Postur Duduk Sehat :

✅ 1. Atur Posisi Duduk

Pastikan punggung tegak dan tersandar pada sandaran kursi.

Bahu rileks, tidak terangkat.

Kedua kaki menapak lantai, tidak menggantung.

Lutut sejajar atau sedikit lebih rendah dari pinggul.

✅ 2. Sesuaikan Posisi Layar

Letakkan layar sejajar dengan tinggi mata.

Jarak ideal layar dengan mata ± 50–70 cm.

Hindari menunduk terlalu lama karena dapat menegangkan otot leher.

✅ 3. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat

Pastikan pencahayaan cukup dan tidak menyilaukan mata.

Meja kerja rapi membantu fokus lebih baik.

Atur suhu ruangan agar tetap nyaman.

✅ 4. Gunakan Kursi Ergonomis

Pilih kursi yang mendukung bentuk alami tulang belakang.

Sandaran dapat menyesuaikan posisi tubuh.

Kursi dapat diatur tinggi-rendah sesuai kebutuhan.

✅ 5. Lakukan Peregangan Rutin

Setiap 30–60 menit, berdiri dan lakukan stretching ringan.

Putar bahu, regangkan leher, atau berjalan sebentar.

Gerakan kecil ini bisa mengurangi ketegangan otot secara signifikan.

🌟 Kesimpulan

Postur duduk yang benar adalah investasi kesehatan jangka panjang. Dengan memperbaiki cara duduk, Anda bukan hanya mencegah nyeri otot dan sendi, tetapi juga meningkatkan fokus, kenyamanan, dan produktivitas.

Mulai dari sekarang, yuk biasakan duduk yang sehat!

Referensi

  1. World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.
    https://www.who.int/publications/i/item/9789240015111
  2. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2022). Ergonomics and Musculoskeletal Disorders (MSDs).
    https://www.cdc.gov/niosh/topics/ergonomics
  3. Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2021). Computer Workstations eTool: Good Working Positions.
    https://www.osha.gov/etools/computer-workstations
  4. American Chiropractic Association. (2021). Posture and spinal health recommendations.
    https://www.acatoday.org
  5. Mandal, A. C. (2014). The seated man — The seated work position: Theory and practice. Applied Ergonomics, 45(6), 1367–1376.
    https://doi.org/10.1016/j.apergo.2013.09.011
  6. Waersted, M., Hanvold, T. N., & Veiersted, K. B. (2010). Computer work and musculoskeletal disorders of the neck and upper extremity: A systematic review. BMC Musculoskeletal Disorders, 11(79).
    https://doi.org/10.1186/1471-2474-11-79
  7. Grandjean, E., & Kroemer, K. H. E. (1997). Fitting the Task to the Human: A Textbook of Occupational Ergonomics. Taylor & Francis.
  8. Straker, L., & Mathiassen, S. E. (2009). Increased physical work loads in modern work life: The concept of work intensification. Ergonomics, 52(10), 1215–1225.

Nikmat Sesaat, Dampak Jangka Panjang? Mengulas Risiko Kesehatan BBQ di Malam Tahun Baru

Oleh: Arifah BN, S.KM

Malam tahun baru selalu dimulai dengan tawa, kembang api, dan aroma daging yang terbakar. Bara menyala, asap mengepul, dan rasa hangat menyelimuti kebersamaan. Namun di balik aroma yang menggoda itu, ada sesuatu yang tak terlihat, senyawa yang ikut terbentuk bersama api, perlahan menempel pada makanan, dan diam-diam masuk ke dalam tubuh.

Momen berkumpul bersama keluarga atau sahabat sering terasa kurang lengkap tanpa acara BBQ. Daging yang dipanggang dengan aroma menggoda menjadi teman setia di suasana dingin yang penuh keakraban. Meski demikian, kebiasaan ini menyimpan potensi risiko kesehatan yang perlu mendapat perhatian.

Mengapa Makanan yang Dibakar Bisa Berisiko bagi Kesehatan?

Memasak makanan dengan cara dibakar atau dipanggang pada suhu tinggi, terutama daging, dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang berpotensi mengganggu kesehatan dalam jangka panjang. Saat daging dimasak pada suhu sangat tinggi (di atas ±150°C), dapat terbentuk dua jenis senyawa utama:

  • Heterocyclic Amines (HCAs)

HCAs terbentuk dari reaksi antara protein daging, asam amino, dan panas tinggi. Senyawa ini bersifat mutagenik, artinya dapat merusak DNA sel dan berpotensi meningkatkan risiko kanker.

  • Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs)

PAHs terbentuk ketika lemak dari daging menetes ke bara api, menghasilkan asap yang kemudian menempel kembali pada permukaan makanan. PAHs juga diketahui memiliki sifat karsinogenik.

Menurut National Cancer Institute (NCI), kedua senyawa ini dapat terbentuk terutama pada daging yang dibakar hingga gosong atau hangus.

Apa Dampaknya bagi Tubuh?

Penelitian menunjukkan bahwa paparan HCAs dan PAHs dalam jangka panjang dapat:

  • Merusak DNA sel
  • Meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh
  • Berpotensi meningkatkan risiko kanker, terutama kanker kolorektal

American Institute for Cancer Research (AICR) menyebutkan bahwa konsumsi daging merah dan daging olahan yang sering dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang pada suhu tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko kanker tertentu. Penting dicatat bahwa BBQ sesekali tidak serta-merta menyebabkan kanker, namun risiko akan meningkat jika dilakukan terlalu sering tanpa memperhatikan cara memasak yang aman.

Risiko Tambahan: Asap dari Proses Pembakaran

Selain dari makanan itu sendiri, asap BBQ juga mengandung PAHs dan partikel halus yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Paparan asap secara intens, terutama di ruang terbuka yang sirkulasi udaranya buruk, dapat memperburuk kondisi pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru.

Tips BBQ Lebih Aman dan Sehat Saat Tahun Baru

Agar tetap bisa menikmati BBQ tanpa rasa khawatir berlebihan, berikut beberapa tips yang direkomendasikan lembaga kesehatan:

  • Marinasi daging sebelum dibakar, terutama dengan bumbu berbahan asam (jeruk, lemon, cuka) untuk mengurangi pembentukan HCAs.
  • Hindari membakar hingga gosong atau berwarna hitam pekat.
  • Gunakan metode panas tidak langsung atau suhu lebih rendah.
  • Potong dan buang bagian yang hangus sebelum dikonsumsi.
  • Batasi daging merah dan daging olahan (sosis, hot dog).
  • Perbanyak sayuran panggang, seperti jagung, paprika, jamur, dan zucchini.

Kesimpulan

BBQ di malam tahun baru boleh saja dilakukan sebagai bagian dari kebersamaan dan tradisi. Namun, penting untuk memahami bahwa makanan yang dibakar pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa berbahaya jika dikonsumsi terlalu sering atau dimasak hingga gosong. Dengan cara memasak yang lebih aman, porsi seimbang, dan pilihan bahan yang lebih sehat, risiko kesehatan dapat diminimalkan tanpa harus menghilangkan momen kebahagiaan saat pergantian tahun.

Senyawa karsinogenik dari makanan yang dibakar tidak bekerja dalam hitungan jam atau hari. Mereka bekerja pelan, memengaruhi sel demi sel, tanpa gejala yang terasa. Itulah mengapa pencegahan sering diabaikan, karena ancaman yang paling berbahaya adalah yang tidak langsung terlihat.

Rayakan malam tahun baru dengan bijak. Nikmati BBQ secukupnya, pilih cara memasak yang lebih aman, dan imbangi dengan makanan sehat agar tubuh tetap terlindungi. Sehat tetap jalan, momen bahagia pun tetap terasa.

Referensi:

American Institute for Cancer Research. 2014. Guide to Healthy Grilling. https://www.aicr.org/news/guide-to-healthy-grilling/?utm_source=chatgpt.com

American Institute for Cancer Research. 2025. Grilling and Cancer Risk: What You Need to Know for A Healthier Barbecue. https://www.aicr.org/resources/blog/grilling-and-cancer-risk-what-you-need-to-know-for-a-healthier-barbecue/?utm_source=chatgpt.com

IQAir. 2022. Is Your Backyard barbecue a Health Hazard?. https://www.iqair.com/newsroom/your-backyard-barbecue-health-hazard

National Cancer Institute. 2017. Chemicals in Meat Cooked at High Temperatures and Cancer Risk. https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/diet/cooked-meats-fact-sheet?utm_source=chatgpt.com

Tingkatkan Mutu Layanan, RS Paru Respira Jalani Pemantauan Evaluasi PPS KARS

BANTUL – Dalam upaya berkelanjutan menjaga standar pelayanan kesehatan yang prima, RS Paru Respira Yogyakarta menyambut tim surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada tanggal 16 dan 17 Desember 2025. Agenda ini merupakan rangkaian Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) sebagai tindak lanjut komitmen rumah sakit dalam mempertahankan mutu dan keselamatan pasien.

Selama dua hari, RS Paru Respira dievaluasi oleh dua surveyor ahli yang memiliki kompetensi tinggi di bidang manajemen dan klinis rumah sakit, yaitu:

  1. dr. Tjokorda Istri Agung Pemayun, M.Kes., FISQua
  2. Ibu Putu Karleni, S.Pd., S.Kep., Ns., MM., FISQua, CHAE

Fokus Evaluasi: Konsistensi dan Inovasi

Proses evaluasi dimulai dengan telusur dokumen serta observasi lapangan di berbagai unit pelayanan. Fokus utama dari PPS kali ini adalah memastikan bahwa setiap rekomendasi perbaikan yang telah direncanakan sebelumnya telah terimplementasi dengan baik di lapangan.

dr. Tjokorda Istri Agung Pemayun dalam arahannya menekankan pentingnya membangun budaya keselamatan pasien yang tidak hanya berhenti pada dokumentasi, tetapi mendarah daging dalam setiap tindakan medis. Sementara itu, Ibu Putu Krleni meninjau langsung kesiapan sarana prasarana serta tata kelola keperawatan dan administrasi yang efektif.

“Akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah proses berkelanjutan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan terbaik yang aman dan terstandar,” ujar Direktur RS Paru Respira dalam sambutan pembukaannya.

Hasil dan Harapan

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Tim surveyor memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh staf RS Paru Respira dalam melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) meski di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis.

Dengan dilaksanakannya evaluasi PPS ini, RS Paru Respira optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai pusat layanan kesehatan paru dan umum yang unggul di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.