Berita

RS Paru Respira Perluas Jangkauan Skrining TBC hingga ke Kelurahan Tuksono

KULON PROGO – Melanjutkan komitmen dalam upaya deteksi dini penyakit menular paruparu, Rumah Sakit Paru Respira menyelenggarakan kegiatan Active Case Finding (ACF) atau skrining TBC aktif bertempat di Balai Desa Kelurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, pada Sabtu (25/04).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau masyarakat secara langsung di tingkat kelurahan. Fokus utama dari program ini adalah menemukan kasus TBC sedini mungkin agar dapat segera dilakukan penanganan medis yang tepat guna memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.

Jemput Bola dengan Teknologi Modern

Dalam kegiatan di Kelurahan Tuksono ini, RS Paru Respira menghadirkan layanan pemeriksaan lengkap dengan dukungan teknologi terkini. Masyarakat yang hadir mendapatkan pelayanan berupa:

  1. Skrining Klinis: Wawancara mendalam mengenai gejala dan riwayat kontak oleh petugas kesehatan.
  2. Pemeriksaan Rontgen Dada: Menggunakan unit rontgen portabel untuk melihat gambaran paru secara langsung.
  3. Pemeriksaan Dahak (TCM): Bagi warga yang terindikasi melalui hasil rontgen atau gejala klinis, petugas langsung melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Kolaborasi Bersama Perangkat Desa

Lurah Tuksono menyambut baik inisiatif jemput bola ini. Menurutnya, kehadiran RS Paru Respira di Balai Desa sangat membantu warga yang memiliki keterbatasan akses atau waktu untuk datang ke rumah sakit besar. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kesehatan warga adalah prioritas. Dengan adanya skrining gratis di Balai Desa, warga merasa lebih nyaman untuk memeriksakan diri,” ungkapnya.

Menuju Eliminasi TBC 2030

Pihak manajemen RS Paru Respira menegaskan bahwa kegiatan ACF ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah. Tujuannya selaras dengan target nasional, yaitu eliminasi TBC pada tahun 2030. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan pasien dan semakin kecil risiko penularan di masyarakat.

RS Paru Respira juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan. TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan teratur, serta seluruh layanan pemeriksaan dalam program ACF ini diberikan secara gratis.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Meningkatkan Mutu Pelayanan: Pelatihan Service Excellence RS Paru Respira

Bantu,16Juli2026.Di dunia kesehatan, pelayanan bukan sekadar tugas administratif atau tindakan medis; pelayanan adalah bentuk …

Es Teh Manis Setiap Hari? Segar Sesaat, Dampaknya Bisa Lebih Lama

Oleh : Nur Handayani, S.KM Di tengah cuaca yang semakin panas, segelas es teh manis sering menjadi pilihan utama untuk melepas …

Edukasi Sejak Dini: RS Paru Respira Gelar Penyuluhan Bahaya Rokok dan Vape di MPLS SMP IT LHI

Bantul(14/7)-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan momen krusial bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan …

RS Paru Respira Terima Kunjungan UPTD Klinik Utama Lawamena dalam Upaya Memperkuat Kolaborasi Pelayanan Kesehatan

Bantul, (13/7) – RS Paru Respira menerima kunjungan dari UPTD Klinik Utama Lawamena, Bhakti Kesehatan Provinsi Maluku dalam …

RS Paru Respira Sambut Peserta Didik Baru Melalui Kegiatan Orientasi

Bantul – Senin(6/7)Dalam rangka menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien, RS Paru Respira secara resmi menyelenggarakan …

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien melalui Sosialisasi Medication Safety, Teknik Aseptik, dan Peresepan Rasional

Bantul, 27 Juni 2026 – Dalam upaya berkelanjutan untuk memberikan layanan kesehatan yang prima dan aman, Rumah Sakit Paru …