Berita

DPRD DIY Dorong Edukasi Pentingnya Medical Check Up (MCU) Untuk Masyarakat

DPRD DIY Mendorong stakeholder di bidang keseharan untuk menguatkan edukasi dan sosialisasi soal pentingnya Medical Check Up (MCU). Masyarakat perlu memahami bahwa MCU bukan hanya untuk orang sakit, tetapi untuk menjaga kesehatan.

RB Dwi Wahyu B, S.Pd, M.Si , Ketua Komisi D DPRD DIY mendorong fasilitas kesehatan seperti RS Paru Respira terus aktif melakukan kegiatan penyuluhan dan kampanye kesehatan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan.

Ia juga menyoroti angka kasus TBC di DIY. Kasus TBC di DIY tercatat tinggi dengan6.360 kasus pada awal 2025. DPRD DIY, khususnya Komisi D, meminta penanganan lebih serius melalui peningkatan sarana prasarana kesehatan dan dukungan kebijakan.

“Karena TBC menurut saya ini akan menjadi konsentrasi dan dapat perhatian penuh di DIY.Targetnya adalah mengeliminasi TBC pada 2030,” jelasnya.

dr. S Yoanito Sp.PK ,Dokter Spesialis Patologi Klinik RS Paru Respira menjelaskam MCU adalah program untuk melihat sejauh mana fungsi kesehatan secara berkala atau secara periodik.

“Jadi kita nanti bisa melihat sejauh mana fungsi-fungsinya dari melalui berbagai macam pemeriksaan dan parameter. Ada dari pemeriksaan fisik, ada pemeriksaan laboratorium, kemudian ada juga pemeriksaan radiologi,” jelasnya.

MCU itu ada berbagai macam grade .Pada MCU paling dasar biasanya adalah pemeriksaan fisik dari dokter yang bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan-pemeriksaan penunjang.

“Nah, pemeriksaan penunjang ini jenisnya macam-macam. Ada pemeriksaan laboratorium, ada pemeriksaan radiologi, dan ada pemeriksaan lain lagi yaitu ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan USG dan seterusnya. Singkat cerita, jenis-jenis MCO itu tergantung dari ee apa yang mau kita lihat,” terangnya.

Ia pun menerangkan Sering kali masyarakat datang ke fasilitas kesehatan ketika penyakit sudah cukup berat. Padahal jika dilakukan pemeriksaan rutin seperti MCU, banyak penyakit bisa diketahui lebih awal sehingga pengobatannya juga lebih mudah dan biayanya lebih ringan.

“Sering kali kita merasa sehat dan tidak memiliki keluhan, namun sebenarnya beberapa penyakit dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan MCU secara rutin, kita dapat mengetahui kondisi tubuh kita sejak dini sehingga jika ada potensi penyakit dapat segera ditangani,” tutupnya.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sukses Tingkatkan Kesiapsiagaan Medis, RS Respira Gelar In-House Training Bantuan Hidup Dasar (IHT BHD)

Yogyakarta, 6 Agustus 2026 — Dalam upaya nyata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta kesiapsiagaan …

Asap Manis, Bahaya Nyata: Membongkar Mitos di BalikVape dan Rokok

Oleh : Nayla Zahra Gusnindy Putri (Mahasiswa PKL DIV Promkes – UNY) Disunting Oleh : Tim PKRS Vape sering digambarkan …

In-House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) RS Paru Respira: Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Teori dan Praktik Klinis

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien, Rumah Sakit Paru Respira secara rutin menyelenggarakan …

Orientasi Peserta Didik Baru Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Poltekes Kemenkes Surakarta di RS Paru Respira

Senin,03Agustus2026-Memasuki lingkungan klinis yang baru merupakan langkah awal yang krusial bagi setiap peserta didik, baik …

Hari Kanker Paru Sedunia 2026: Wujudkan Kepedulian, Perkuat Langkah Pencegahan dan Deteksi Dini

Setiap tanggal 1 Agustus, dunia memperingati Hari Kanker Paru Sedunia (World Lung Cancer Day) sebagai momentum untuk meningkatkan …

Pelatihan Communication dan Hard Skill bagi Petugas Kebersihan RS Paru Respira: Langkah Nyata Tingkatkan Kualitas Layanan Prima

BANTUL, 29 Juli 2026 – Rumah Sakit Paru (RSP) Respira kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan …