Berita

Pelatihan Keamanan Data & Informasi serta tata laksana downtime SIMRS Tingkatkan Keamanan Siber dan Kesiapan Sistem

Bantul – Dalam upaya memperkuat perlindungan data pasien dan menjaga kontinuitas layanan kesehatan di era digital, RS Paru Respira menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk “Keamanan Data & Informasi serta Tata Laksana Downtime SIMRS”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Aula Pertemuan RS Paru Respira.

Pentingnya Keamanan Data di Era Transformasi Digital

Seiring dengan kewajiban penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME), risiko ancaman siber seperti malware dan ransomware menjadi tantangan nyata. Pelatihan ini menghadirkan ahli teknologi informasi kesehatan untuk membekali seluruh staf—mulai dari tenaga medis hingga administrasi—mengenai protokol keamanan data.

“Data pasien adalah amanah yang sangat berharga. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap personel memahami cara memitigasi risiko kebocoran data dan menerapkan langkah-langkah preventif dalam penggunaan perangkat digital di rumah sakit,” ujar Direktur RS Paru Respira dalam sambutannya.

Simulasi Tata Laksana Downtime SIMRS

Selain aspek keamanan, fokus utama kegiatan ini adalah penanganan Downtime SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). Downtime merupakan kondisi di mana sistem informasi mengalami kendala teknis atau pemeliharaan sehingga tidak dapat diakses sementara.

Agar pelayanan pasien tidak terganggu saat terjadi kendala sistem, peserta dilatih mengenai:

  • Prosedur Manual: Alur pendaftaran, pemeriksaan, hingga pemberian obat menggunakan formulir cadangan berbasis kertas.
  • Komunikasi Antar-Unit: Memastikan koordinasi tetap berjalan efektif meski tanpa bantuan sistem digital.
  • Sinkronisasi Data: Langkah-langkah penginputan ulang data ke dalam SIMRS setelah sistem kembali normal (recovery phase).

Komitmen Pelayanan Tanpa Henti

Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen RS Paru Respira untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan tidak terputus. Dengan kesiapan mental dan teknis para staf, diharapkan operasional rumah sakit tetap berjalan prima dalam kondisi apa pun.

Kegiatan ditutup dengan simulasi langsung di mana para staf mempraktikkan pengalihan alur kerja dari digital ke manual secara cepat dan tepat.


Kontak Media: Unit PPID RS Paru Respira Website: www.rsparurespira.jogjaprov.go.id

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RS Paru Respira Gelar Orientasi Pegawai dan Mahasiswa Baru: Perkuat Layanan dengan Edukasi PPI

BANTUL – Dalam rangka menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Paru (RSP) Respira Yogyakarta …

Olahraga di Bulan Puasa: Tetap Aktif, Tetap Aman, dan Tetap Bertenaga

Oleh : Nur Handayani, S.KM Bulan puasa membawa perubahan besar pada pola makan, jam tidur, dan ritme aktivitas harian. Tidak …

Menakar Tanggung Jawab: Ustadz Setyo Susilo Kupas Tuntas Perkara Amanah di Masjid Al Husna

BANTUL – Memasuki pekan kedua Ramadhan 1447 H, girah spiritual karyawan RS Paru Respira serta masyarakat Kelurahan Palbapang …

Puasa dan Penyakit TB:

Apakah Penderita Tuberkulosis Aman Berpuasa Saat Ramadhan? Oleh : Susilawati, SKM Apakah penderita TB boleh berpuasa saat …

Perkuat Spiritual di Bulan Suci, RS Paru Respira Gelar Kajian “Respi Ramadhan” di Pekan Pertama Ramadhan

BANTUL – Dalam rangka menyambut dan mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, RS Paru Respira menyelenggarakan agenda …

RS Paru Respira Perkuat Legalitas Aset, Serah Terima Sertifikat Tanah sisa terdampak pengembangan RS Paru Respira di Palbapang Rampung

BANTUL – Langkah strategis dalam penataan aset dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan kembali dilakukan oleh Rumah …