Berita

“TAK KENAL MAKA TAK KEBAL YUK”CARI TAU VAKSIN COVID 19

Oleh : Susilawati, S.KM

Pandemi Covid 19 yang kita alami pada saat sekarang ini memberikan banyak sekali dampak perubahan pada kebiasaan seluruh umat manusia yang ada di muka bumi ini. Dengan adanya pandemi Covid 19 ini kita jadi belajar bahwa kebersihan dan kedisiplinan adalah sangat penting dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari berbagai penyakit terutama Covid 19 yang sedang kita alami saat ini.

            Berbagai cara sudah dilakukan untuk memutus mata rantai penularan dari covid 19 yang sudah melanda bumi selama satu tahun lamanya mulai dari Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun dan air mengalir serta Menghindari kerumunan. Dan sekarang yang terbaru adalah pemberian Vaksin Covid 19 kepada masyarakat secara gratis untuk membentuk kekebalan atau Imunitas ditengah-tengah masyarakat.

Sebelumnya ada baik nya kita pahami terlebih dahulu tentang apa itu Vaksin, Vaksinasi, Imunisasi dan Imunitas.

  • Vaksin adalah produk atau zat yang dimasukkan kedalam tubuh manusia yang akan menstimulasi sistem kekebalan (imun) tubuh manusia atau imunitas.
  • Vaksinasi adalah prosedur untuk memasukkan vaksin ke dalam tubuh, untuk menstimulasi sistem imun tubuh dan akhirnya bisa memproduksi imunitas terhadap suatu penyakit.
  • Imunisasi adalah proses yang membuat tubuh manusia terlindung dari suatu penyakit melalui proses Vaksinasi.
  • Imunitas adalah kemampuan kekebalan tubuh melawan suatu penyakit. Dengan imunisasi akan terbentuk Imunitas, dan akhirnya masyarakat bisa terlindungi dari penyakit menular.

Vaksin Covid 19 bukanlah obat .Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid 19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat. Dampak Vaksin Covid 19 terhadap pandemi akan bergantung pada beberapa faktor. Seperti Efektifitas Vaksin, Seberapa cepat Vaksin disetujui untuk digunakan, Proses produksi dan Pengiriman serta berapa banyak target jumlah orang yang akan di Vaksinasi. Pemerintah menargetkan setidaknya 60% penduduk Indonesia akan di Vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok ( herd immunity ).

Secara umum, efek samping yang timbul dapat beragam, pada umumnya ringan dan bersifat sementara dan tidak selalu ada, serta bergantung pada kondisi tubuh. Efek samping ringan seperti demam dan nyeri otot atau ruam-ruam pada bekas suntikan adalah hal yang wajar namun tetap perlu di monitor. Perlindungan yang akan diberikan Vaksin Covid 19 nantinya, perlu tetap diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatn 3M : memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, serta mencuci tangan menggunakan sabun.

Pada tahap awal pemberian Vaksin Covid 19 akan diberikan kerpada orang dewasa sehat usia 18-59 tahun sedangkan untuk anak-anak masih dalam tahap pengembangan dan perencanaan. Meski pada saat darurat dan dibutuhkan dengan cepat, keamanan dan efektivitas vaksin adalah prioritas utama. Pengembangan vaksin tetap harus melalui tahapan pengembangan yang berlaku internasional yang secara umum tediri dari :

  • Tahap praklinik
  • Tahap klinis
  • Penetapan penggunaan Vaksin

“TAK KENAL MAKA TAK KEBAL” Vaksin melatih tubuh untuk kenal, lawan, dan kebal penyebab penyakit seperti virus, atau bakteri. ‘Yuk..mulai sekarang jangan takut lagi untuk di vaksin Covid 19 karena vaksin menyelamatkan jiwa, melindungi diri, keluarga dan masyarakat dari penyakit Covid 19. Dengan kamu mau menerima untuk di Vaksin Covid 19 berarti kamu sudah melindungi diri, dan melindungi negri dari penyakit Covid 19.

Daftar Pustaka

  1. Buku Saku #Infovaksin. Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
  2. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Kementrian Kesehatan. Republik Indonesia.  Buku ajar Imunisasi. 2014
  3. WHO & UNICEF . Tanya jawab / FAQ imunisasi dalam konteks Pandemi Covid 19. 16 April 2020
  4. WHO. Tanya jawab / FAQ Coronavirus desease (Covid 19) : Vaccines. 28 Oktober 2020
  5. Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan. Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi pada Masa Pandemi Covid 19. 2020
  6. Situs covid19.co.id dan akun media sosial resmi @lawancovid19_id

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semarakkan HUT RI ke-81, RS Paru Respira Bagikan Bendera Merah Putih untuk Memupuk Semangat Nasionalisme

Bantul — (15/8)Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, RS Paru Respira …

Strategi Komprehensif Penanggulangan TBC: RS Paru Respira Perkuat Perubahan Diagnosis, Terapi, hingga Edukasi Pasien

Amarta (15/08/2026) — Sebagai upaya mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC), Rumah Sakit (RS) Paru Respira menggelar …

Penguatan Mutu Layanan Kesehatan: Mengintip Situasi Terkini Penanggulangan TBC RO di DIY Melalui Audit Klinis Kolaboratif

RS Paru Respira Amarta (13/08/2026) . Penanggulangan Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) di Indonesia, termasuk di wilayah …

Pelatihan In-House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) ke-4: Kunci Tanggap Darurat Henti Jantung Lewat Simulasi Praktis Pentingnya Kesiapsiagaan Menghadapi Kegawatdaruratan Medis

RS Paru Respira, RuangAmarta (12/08/2026) – Kesehatan dan keselamatan jiwa merupakan prioritas utama di berbagai lingkungan, …

Sosialisasi Standar Akreditasi untuk Pelayanan Prima di Rumah Sakit Paru Respira

Selasa (11/08/2026) Komitmen terhadap mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien terus ditingkatkan oleh Rumah Sakit …

Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, RS Paru Respira Gelar In House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) 2026

BANTUL – Rumah Sakit Khusus Paru (RSKP) Respira menggelar kegiatan In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada …