Berita

Peran Perempuan dalam Penanggulangan Covid-19

Oleh : Shukhalita Swasti Astasari, S.KM

Kemajuan jaman telah banyak mengubah pandangan tentang perempuan di Indonesia. Pandangan yang menyebutkan bahwa perempuan hanya berhak mengurus rumah telah berubah dengan adanya emansipasi yang menyebabkan perempuan memperoleh hak yang sama dengan laki-laki. Perjuangan untuk memiliki pemikiran dan tindakan yang modern bagi perempuan dengan tegas diserukan oleh RA. Kartini.

Perempuan memiliki kedudukan yang sama dalam berusaha dan bekerja, laki-laki dan perempuan dapat bekerja sama dalam berbagai bidang kehidupan. Kemampuan perempuan semakin tampak dalam berbagai pekerjaan dan profesi serta kualitas pekerjaannya pun tidak lebih rendah daripada laki-laki. Kemajuan dan karir yang dicapai perempuan jelas melalui perjuangan tanpa perbedaan atau diskriminasi gender.

Perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki bukan berarti perempuan harus meninggalkan tugas nya sebagai seorang perempuan, misalnya saja menjadi seorang ibu. Dengan demikian perempuan memiliki peran ganda yaitu menjadi wanita karir dengan tanpa meningggalkan kodrat kewanitaannya.

Dalam masa pandemic Covid-19 saat ini, peran perempuan sangat penting. Terbukti dari banyaknya perempuan yang ikut aktif dalam penanganan Covid-19 di berbagai sector. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, berdasarkan keterangan dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada April 2020, jumlah dokter laki-laki dan perempuan yang menangani pandemi rasionya seimbang.

“Peran perempuan dalam kehidupan sosial sehari-hari juga tidak dapat dikesampingkan, terutama dalam pencegahan dan penanganan Covid-19,” kata Bintang dalam keterangan rilis di Jakarta. Selama pandemi Covid-19, lanjut dia, perempuan pun ikut maju di garda terdepan sebagai tenaga kesehatan.”

Beliau berpendapat, meski mengemban tugas domestik dan harus meninggalkan keluarga, perempuan rela mengabdi dan berkorban menyelamatkan nyawa. “Tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan, telah menyumbangkan jasa yang luar biasa hingga tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Perjuangan ini nyatanya tidak terlepas dari peran perempuan,” terang dia. Bintang menuturkan, andil perempuan dalam kehidupan sosial juga sangat besar, seperti memastikan kondisi kesehatan keluarganya, hingga membawa perubahan sosial terkait peningkatan pengetahuan dan kedisiplinan di lingkungan sekitar. Dengan begitu, kata dia, upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 pada klaster keluarga dapat dilakukan dengan lebih efektif melalui pemberdayaan perempuan sebagai agen keluarga.

Begitu banyak peran perempuan dalam berbagai bidang terutama kesehatan, yaitu ikut berperan serta dalam penanggulangan covid-19 baik sebagai tenaga kesehatan, maupun sebagai ibu yang mendukung pencegahan dan penanganan Covid-19 di tingkat keluarga.

Sumber :

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. 2015. Peran Perempuan di Berbagai Bidang.https://up45.ac.id/artikel/peran-perempuan-di-berbagai-bidang/. Diakses pada tanggal 27/04/2021

Prabowo, Dani & Adiyta NR. 2020. Menteri PPPA Peran Perempuan Dalam Penanganan Covid-19 Tak Dapat Dikesampingkan. https://nasional.kompas.com/read/2020/12/18/11212091/menteri-pppa-peran-perempuan-dalam-penanganan-covid-19-tak-dapat. Diakses pada tanggal 27/04/2021.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tingkatkan Mutu Layanan, RS Paru Respira Gelar Sosialisasi Hak Pasien, Komunikasi Efektif, dan Manajemen Nyeri

BANTUL, 2 Juni 2026 – Rumah Sakit (RS) Paru Respira Yogyakarta terus berkomitmen dalam mentransformasi mutu pelayanan kesehatan …

KONSUMSI MIE INSTAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN

Oleh : Nur Handayani, S.KM Mie instan merupakan salah satu makanan praktis yang sangat populer di berbagai negara, termasuk …

Khidmat Peringati Hari Lahir Pancasila, Karyawan RS Paru Respira Teguhkan Semangat Pemersatu dan Perdamaian

​BANTUL – Mengawali bulan Juni dengan semangat kebangsaan, seluruh jajaran manajemen dan karyawan Rumah Sakit Paru Respira …

Perbandingan Konsumsi Rokok dan Real Food Ditinjau dari Aspek Kesehatan

Oleh : Nur Handayani. SKM Perilaku konsumsi sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kesehatan seseorang, terutama …

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026

“Bangkit Tanpa Asap, Hidup Lebih Sehat” Oleh : Susilawati, SKM Setiap tanggal 31 Mei, dunia memperingati Hari Tanpa Tembakau …

RS Paru Respira Gelar Sosialisasi PMKP, SKP, dan Manajemen Risiko Guna Tingkatkan Mutu Layanan

Bantul – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin keselamatan pasien, RS …