Berita

Tingkatkan Kesiapsiagaan Kegawatdaruratan, RS Paru Respira Gelar IHT Bantuan Hidup Dasar (BHD) 2025

BANTUL – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien (patient safety), RS Paru Respira sukses menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan ini dilaksanakan selama dua gelombang, yakni pada tanggal 11 dan 13 November 2025, bertempat di ruang pertemuan AMARTA RS Paru Respira.

Mengapa BHD Itu Penting?

Henti jantung dan henti napas dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja di lingkungan rumah sakit—baik pada pasien, keluarga pasien, maupun staf. Detik-detik awal sangat menentukan peluang keselamatan korban. Melalui IHT ini, seluruh staf rumah sakit diharapkan memiliki kemampuan yang seragam dalam memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis lanjutan tiba.

Jalannya Pelatihan

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen pegawai, mulai dari tenaga medis, perawat, tenaga penunjang, hingga staf administrasi dan keamanan. Materi pelatihan mencakup:

  • Identifikasi Dini: Mengenali tanda-tanda henti jantung dan aktivasi Code Blue.
  • Kompresi Dada Berkualitas: Teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) sesuai standar terbaru AHA (American Heart Association).
  • Bantuan Ventilasi: Cara memberikan bantuan napas yang efektif.
  • Penggunaan AED: Pengoperasian Alat Dekifrilator Eksternal Otomatis.
  • Penanganan Tersedak: Teknik Heimlich Maneuver untuk dewasa dan bayi.

Simulasi Langsung

Tidak hanya sekadar teori, para peserta juga diwajibkan mengikuti ujian praktik menggunakan manekin (alat peraga). Instruktur ahli memantau langsung kedalaman kompresi, kecepatan irama, hingga koordinasi tim saat melakukan simulasi kegawatdaruratan.

“Kemampuan BHD bukan hanya kewajiban perawat atau dokter, tapi seluruh sivitas hospitalia. Petugas parkir atau staf administrasi bisa jadi adalah orang pertama yang menemukan pasien pingsan. Mereka harus tahu apa yang harus dilakukan,” ujar perwakilan manajemen RS Paru Respira di sela-sela kegiatan.

Komitmen Pelayanan

Penyelenggaraan IHT BHD 2025 ini merupakan wujud komitmen RS Paru Respira dalam memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan memastikan bahwa setiap individu yang berada di lingkungan rumah sakit mendapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal.

Dengan berakhirnya pelatihan ini pada 13 November 2025, diharapkan seluruh staf RS Paru Respira semakin percaya diri dan sigap dalam menghadapi situasi kritis, demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENTINGNYA MEMBIASAKAN CUCI TANGAN YANG BENAR UNTUK MENJAGA KESEHATAN

Oleh:Nur Handayani, S.KM Mencuci tangan dengan sabun merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. …

Memasuki Hari Ketiga Akreditasi: Telusur Lapangan, Simulasi Tanggap Darurat, dan Rekomendasi Peningkatan Mutu

BANTUL, RS Paru Respira — Rangkaian survei akreditasi rumah sakit di RS Paru Respira Yogyakarta memasuki hari ketiga. Pada …

Masuk Hari Kedua Survei Akreditasi, RS Paru Respira Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

BANTUL — Rumah Sakit Paru Respira terus berupaya menjaga dan meningkatkan standar tata kelola serta pelayanan kesehatan …

Asap, Polusi Udara, dan Kesehatan Paru: Waspadai Bahaya PM2.5 bagi Pernapasan

Oleh:Susilawati.S.K.M Kualitas udara menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga kesehatan paru. Paparan polusi udara, …

Tingkatkan Keselamatan Lingkungan Kerja, RS Paru Respira Gelar Praktik K3RS 2026

Bantul-(21/8)Rumah Sakit Paru Respira secara konsisten berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan siap …

RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026: Tingkatkan Kompetensi Demi Wujudkan Budaya Kerja Aman dan Pelayanan Bermutu

Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Kerja, RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026 Bantul – Keselamatan dan kesehatan …