Category: <span>berita</span>

STRESS EATING

Oleh : Nur Handayani, SKM

Apa itu stress eating ?

Stress eating adalah keinginan untuk makan saat stres walau sebenarnya tidak lapar. Pada sebagian orang, makan merupakan salah satu cara meredakan stres. Meski kelihatannya tidak berbahaya, stress eating bisa menimbulkan masalah pada kesehatan, apalagi jika sudah menyebabkan obesitas.

Tanda stress eating

  • Merasa ingin makan walau tidak lapar, terutama saat sedang cemas, stres, atau banyak beban pikiran
  • Menginginkan makanan tertentu saat sedang stres, misalnya selalu ingin makan cokelat atau es krim saat sedang merasa tertekan.
  • Merasa ingin makan karena tidak ada hal lain yang bisa dilakukan
  • Merasa bahwa makan bisa membuat perasaan menjadi lebih baik
  • Menginginkan makanan tertentu yang cenderung manis atau pedas.
  • Selalu ingin makan meski tidak merasa lapar.
  • Terlalu malas untuk melakukan hal-hal lain.
  • Memiliki sugesti bahwa makan akan membuat perasaan dan pikiran menjadi lebih baik.

Mengapa junk food memberikan kenyamanan?

Merasa lapar saat stres adalah hal yang wajar, karena tubuh memproduksi lebih banyak kortisol yang juga dikenal sebagai ‘hormon lapar’. Stres juga dapat mengurangi tingkat ‘hormon kebahagiaan’, serotonin dan dopamin, yang dapat menimbulkan keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi gula atau lemak. Ketika mengonsumsi makanan tinggi gula atau lemak, otak Anda melepaskan lebih banyak serotonin dan dopamin, yang meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan. Namun, efeknya biasanya hanya berlangsung sebentar karena akar penyebab pemicu stres Anda tidak ditangani dengan baik. Perasaan stres biasanya akan kembali, dan Anda akan terjebak dalam siklus stress eating lagi.

Dampak stress eating

Cara mengatasi stress eating

  1. Ketahui penyebab stress
  2. Manajemen stress
  3. Merujuk ke ahli diet untuk menyusun rencana untuk mengelola kebiasaan makan Anda
  4. Merujuk ke psikolog atau psikiater untuk menilai kesehatan mental untuk menilai kesehatan mental dan masalah stress Anda
  5. Berolahraga
  6. Selalu sediakan makanan sehat
  7. Perbanyak minum air putih

Referensi

Kementrian Kesehatan RI. 2024. Mencegah Stress Eating. https://yankes.kemkes.go.id/ tanggal 28 Oktober 2024

Kementrian Kesehatan RI. 2021. Hindari mengalihkan emosi dengan banyak makan pada saat stres, bosan. https://p2ptm.kemkes.go.id/ tanggal 29 Desember 2021

Tim Medis Siloam Hospital. 2024. Mengenal Stress Eating, Keinginan Makan Berlebih saat Stres. https://www.siloamhospitals.com/ tanggal 22 Agustus 2024

Adrian, dr. Kevin. 2024. Stress Eating, Kecenderungan untuk Makan Berlebihan Saat Stres. https://www.alodokter.com/ tanggal 8 November 2024

Mount Elizabeth. 2019. Makan Berlebihan Karena Stres? Inilah yang Harus Dilakukan. https://www.mountelizabeth.com.sg/ tanggal 25 April 2019

dr. Fadhli Rizal Makarim. 2020. Begini 7 Cara Mudah Mengatasi Stress Eating. https://www.halodoc.com/ tanggal 16 April 2020

RS Paru Respira Raih Penghargaan BPJS Kesehatan atas Komitmen Transformasi Digital Pelayanan

YOGYAKARTA – RS Paru Respira kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Kali ini, BPJS Kesehatan secara resmi memberikan penghargaan bintang empat kepada RS Paru Respira atas komitmen luar biasa rumah sakit dalam mengimplementasikan transformasi digital kesehatan. Dalam sebuah acara resmi yang diselenggarakan di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta, RS Paru Respira menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmennya dalam mengimplementasikan sistem pelayanan kesehatan berbasis digital.

Penghargaan ini diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan RS Paru Respira dalam mengintegrasikan berbagai sistem pelayanan yang memudahkan pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Inovasi Digital untuk Kemudahan Pasien

Penghargaan yang ditandatangani oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, ini menyoroti lima poin utama keberhasilan RS Paru Respira dalam digitalisasi layanan, di antaranya:

  1. Integrasi Sistem Antrean Online: Memungkinkan pasien untuk mengambil nomor antrean dari rumah, sehingga mengurangi waktu tunggu di rumah sakit.
  2. Integrasi Sistem Klaim: Mempercepat proses administrasi klaim biaya pengobatan secara transparan dan akurat.
  3. Implementasi E-SEP: Digitalisasi Surat Eligibilitas Peserta (SEP) yang membuat proses registrasi menjadi jauh lebih praktis tanpa banyak berkas fisik.
  4. Fingerprint & Frista: Penggunaan teknologi biometrik untuk validasi identitas pasien yang lebih aman dan cepat.
  5. Implementasi Bridging Farmasi: Integrasi sistem data antara layanan medis dan bagian farmasi untuk memastikan ketersediaan dan kecepatan distribusi obat bagi pasien.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh tim RS Paru Respira untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga modern, cepat, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi.”

Menuju Pelayanan yang Lebih Responsif

Dengan adanya integrasi sistem ini, RS Paru Respira berkomitmen untuk terus meminimalisir hambatan administrasi yang sering dialami pasien. Transformasi digital ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berobat yang lebih nyaman dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pihak manajemen RS Paru Respira menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji akan terus melakukan inovasi demi kepuasan pasien.


Informasi & Kontak RSK Paru Respira:

  • Instagram: @rsprespira
  • WhatsApp: 08970377779
  • YouTube: Rs Paru Respira Official

Perkuat Layanan Kesehatan Respirasi, Wamenkes RI Tinjau Rencana Pengembangan RS Paru Respira

BANTUL – Rumah Sakit Paru Respira menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, pada Kamis (29/1/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka peninjauan langsung lokasi dan kesiapan rencana pembangunan pengembangan fasilitas di RS Paru Respira.

Komitmen Peningkatan Infrastruktur Kesehatan

Dalam kunjungannya, Wamenkes dr. Benyamin menekankan pentingnya modernisasi infrastruktur rumah sakit khusus paru guna menjawab tantangan penyakit respirasi yang kian kompleks. Beliau meninjau beberapa titik strategis yang akan menjadi lahan pengembangan gedung baru.

“Pengembangan RS Paru Respira ini bukan sekadar menambah luas bangunan, tetapi harus menjadi bagian dari transformasi layanan rujukan respirasi yang terintegrasi, canggih, dan ramah pasien,” ujar dr. Benyamin di sela-sela peninjauannya.

Fokus Pengembangan Utama

Rencana pengembangan ini diproyeksikan mencakup beberapa aspek krusial, antara lain:

  • Peningkatan Kapasitas Tempat Tidur: Menambah daya tampung untuk pasien rawat inap.
  • Laboratorium Terpadu: Penyediaan fasilitas diagnostik dengan teknologi terkini.
  • Pusat Rehabilitasi Paru: Area khusus untuk pemulihan fungsi pernapasan pasca-sakit.
  • Efisiensi Alur Layanan: Redesain ruang untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pasien (infeksius dan non-infeksius).

Sinergi Pusat dan Daerah

Direksi RS Paru Respira menyambut baik dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan. Pengembangan ini diharapkan mampu menjadikan RS Paru Respira sebagai pusat unggulan (center of excellence) kesehatan paru di wilayah DIY dan sekitarnya.

Pertemuan ini ditutup dengan sesi diskusi teknis mengenai linimasa pembangunan serta pemenuhan standar fasilitas kesehatan tingkat nasional. Dengan adanya dukungan langsung dari Kemenkes RI, proses pengembangan ini diharapkan dapat berjalan sesuai target demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat luas.

Sinergi Bersama Wamenkes RI: Jemput Bola Deteksi TB di Sentolo!

SENTOLO – RS Paru Respira terus menunjukkan komitmennya dalam garda terdepan pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, RS Paru Respira berkesempatan mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) yang dilaksanakan di Kelurahan Sentolo.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung efektivitas penemuan kasus TBC secara aktif di tengah masyarakat, sebagai bagian dari strategi nasional akselerasi eliminasi TBC tahun 2030.

Menghadirkan Teknologi di Tengah Masyarakat

Dalam kegiatan ACF kali ini, RS Paru Respira membawa solusi nyata melalui layanan X-Ray Portable. Teknologi mutakhir ini menjadi bintang utama dalam mempermudah akses kesehatan bagi warga Sentolo.

Kenapa X-Ray Portable sangat penting?

  • Aksesibilitas: Masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan rontgen dada.
  • Kecepatan: Hasil pemindaian dapat diketahui secara cepat, memungkinkan tim medis memberikan tindak lanjut instan.
  • Akurasi: Meskipun bersifat portabel, kualitas citra yang dihasilkan tetap standar medis untuk deteksi dini kelainan pada paru.

Deteksi Dini: Langkah Awal Menuju Kesembuhan

Wakil Menteri Kesehatan RI mengapresiasi kolaborasi aktif RS Paru Respira dalam menjemput bola ke lapangan. Beliau menekankan bahwa TBC hanya bisa dikalahkan jika kita berhasil memutus rantai penularannya melalui deteksi sedini mungkin.

“Deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, dan semakin kecil risiko penularan ke anggota keluarga lainnya. Inilah langkah nyata kita menuju Indonesia Bebas TBC,” ujar pihak RS Paru Respira di sela-sela kegiatan.

Komitmen RS Paru Respira

Sebagai rumah sakit spesialis paru, RS Paru Respira tidak hanya menunggu pasien di klinik, tetapi juga aktif bergerak secara preventif dan promotif. Melalui kegiatan di Kelurahan Sentolo ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kesehatan paru semakin meningkat.

Mari bersama-sama kita dukung gerakan eliminasi TBC. Ingat, TBC bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan tuntas!

Salam Sehat, Sahabat Respira! 🏥✨

Gizi Seimbang sebagai Pondasi Kesehatan Keluarga yang Tak Pernah Usang

Oleh : Arifah BN, S.KM

Pola makan yang sehat bukan hanya tren sesaat. Dari generasi muda yang aktif bergerak hingga orang dewasa dan lansia yang ingin tetap prima, gizi seimbang adalah kunci kehidupan sehat jangka panjang. Bukan sekadar mengisi perut, tetapi memahami apa dan mengapa kita makan sesuatu setiap hari.

Secara sederhana, gizi seimbang berarti tubuh memperoleh semua zat gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan serat, dalam jumlah dan proporsi yang tepat setiap hari. Itu juga mencakup minum air yang cukup dan jadwal makan yang teratur.

Mengapa Gizi Seimbang Itu Penting?

  1. Energi untuk Setiap Aktivitas

Bukan cuma tubuh yang bergerak, otak juga butuh bahan bakar. Nutrisi yang seimbang membantu kita menjadi lebih bertenaga, fokus, dan produktif, terutama kalau punya aktivitas padat sepanjang hari.

  • Pertumbuhan dan Perbaikan Tubuh

Protein membantu memperbaiki sel dan jaringan, sementara karbohidrat memberi energi harian. Lemak sehat berperan dalam penyerapan vitamin, dan vitamin serta mineral mendukung berbagai proses penting dalam tubuh.

  • Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Konsumsi nutrisi yang tepat dapat membantu menurunkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan menjaga kesehatan otak di usia lanjut.

  • Tumbuh Kembang Optimal bagi Anak & Remaja

Anak yang mendapat gizi seimbang memiliki peluang lebih tinggi untuk mencapai tinggi dan berat badan ideal, konsentrasi belajar yang baik, serta daya tahan tubuh lebih kuat terhadap infeksi.

Prinsip Praktis Gizi Seimbang: “Isi Piringku”

Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan prinsip sederhana Isi Piringku untuk membantu masyarakat menerapkan gizi seimbang tanpa ribet. Prinsip ini bisa jadi panduan sehari-hari:

½ piring sayuran dan buah,

¼ piring sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau sereal,

¼ piring protein dari lauk hewani atau nabati.

Selain itu, batasi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, terutama dari makanan cepat saji dan minuman manis.

Gizi Seimbang di Setiap Tahap Kehidupan

  1. Bayi & Balita

Masa awal kehidupan adalah periode paling kritis. Gizi yang baik mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. ASI eksklusif selama 6 bulan dan MPASI bergizi selanjutnya adalah pondasi terbaik di tahap ini.

  • Remaja & Dewasa

Remaja yang aktif membutuhkan kalori dan gizi yang cukup untuk pertumbuhan. Orang dewasa pun perlu gizi seimbang untuk mengatur berat badan, mempertahankan massa otot, dan menjaga stamina sehari-hari.

  • Lansia

Pada lansia, gizi seimbang membantu menjaga kekuatan tubuh, imunitas, dan fungsi kognitif, yang semuanya krusial untuk kualitas hidup yang baik.

Tips Praktis & Realistis untuk Hidup Sehat

Berikut langkah sederhana yang bisa kamu terapkan mulai dari hari ini:

  1. Rencanakan Menu Mingguan

Dengan perencanaan, pilihan makanan lebih bervariasi dan seimbang.

  • Sayur & Buah Warna-warni Setiap Hari

Semakin beragam warna, semakin banyak nutrisi yang diperoleh.

  • Pilih Karbohidrat Kompleks

Contohnya nasi merah, gandum utuh, atau ubi, lebih tinggi serat dan tahan lama sebagai sumber energi.

  • Pilih Protein Berkualitas

Ikan, telur, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang bagus.

  • Hindari Makanan Ultra Proses

Kurangi camilan tinggi gula, garam, dan lemak trans.

  • Air Putih yang Cukup

Minimal 8 gelas per hari, penting untuk hidrasi dan fungsi tubuh optimal.

  • Aktif Bergerak

Gizi seimbang jadi lebih efektif bila dibarengi dengan aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi atau senam keluarga.

Bukan Tentang Sempurna, Tapi Konsisten 🤝

Gizi seimbang bukan soal diet ekstrem atau aturan yang kaku. Ini tentang membangun kebiasaan sehat yang bisa bertahan lama, dari sarapan hingga makan malam, dari anak sampai lansia. Kebiasaan kecil seperti memilih makanan yang lebih alami, mengurangi gula, dan minum air putih bisa berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang.

Gizi seimbang adalah investasi kesehatan terbaik yang bisa dilakukan siapa pun, kapan pun. Bukan hanya sekadar daftar makanan, tetapi cara hidup yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan produktivitas sepanjang usia. Mulai dari langkah kecil hari ini, dan rasakan manfaatnya dalam jangka panjang.

Sumber:

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu. 2022. Pentingnya Gizi Seimbang Bagi Lansia, Nakes Puskesmas Kalis Edukasi Lansia Desa Kalis Raya. https://dinkes.kapuashulukab.go.id/detil_info/2893

Kementerian Kesehatan RI. 2024. Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang

Klinik Keluarga. 2024. Pentingnya Gizi Seimbang untuk Kesehatan Optimal. https://www.klinikkeluarga.com/news/selengkapnya/pentingnya-gizi-seimbang-untuk-kesehatan-optimal

Puskesmas Pelangan. 2025. Gizi Seimbang untuk Semua Usia: Konsultasi di Puskesmas. https://puskesmaspelangan-dikes.lombokbaratkab.go.id/artikel/gizi-seimbang-untuk-semua-usia-konsultasi-di-puskesmas/

RSUD Narmada. 2025. Gizi Seimbang untuk Keluaraga Sehat. https://rsudnarmada.lombokbaratkab.go.id/artikel/gizi-seimbang-untuk-keluarga-sehat/

WASPADA!!! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN RS PARU RESPIRA

Diberitahukan kepada seluruh pihak bahwa setiap pemesanan yang mengatasnamakan Rumah Sakit Paru Respira dilakukan secara resmi melalui institusi dan tidak pernah mengatasnamakan pribadi.

Apabila terdapat pihak yang melakukan pemesanan atau transaksi dengan mengatasnamakan Rumah Sakit Paru Respira secara pribadi, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan bukan merupakan tanggung jawab Rumah Sakit Paru Respira.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian.

Peringati Hari Gizi Nasional 2026, RS Paru Respira & PERSAGI Edukasi Siswa SD Peni Bantul

BANTUL – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 yang dirayakan serentak di seluruh penjuru Indonesia, RS Paru Respira menunjukkan komitmen nyatanya terhadap kesehatan generasi muda. Bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), RS Paru Respira hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan edukasi kesehatan yang berlangsung di SD Peni Bantul pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan ini mengusung tema besar “Gizi Seimbang untuk Tumbuh Cerdas, Aktif, dan Sehat”. Edukasi ini menyasar siswa-siswi sekolah dasar sebagai kelompok krusial dalam masa pertumbuhan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pola makan yang tepat.

Investasi Masa Depan Melalui Piring Makan

Melalui paparan materi yang interaktif, tim edukator dari RS Paru Respira dan PERSAGI menekankan bahwa kecerdasan intelektual dan ketahanan fisik anak sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka konsumsi setiap hari.

“Kesehatan dan kecerdasan anak tidak didapatkan secara instan, melainkan dimulai dari pilihan makan sehari-hari. Gizi seimbang adalah kunci utama agar anak tumbuh cerdas, memiliki tubuh yang aktif, dan hidup lebih sehat,” ujar perwakilan narasumber dari RS Paru Respira.

Tiga Pilar Utama Edukasi

Dalam sesi tersebut, para siswa diajak untuk memahami konsep Isi Piringku yang mencakup:

  • Tumbuh Cerdas: Pentingnya asupan protein hewani dan mikro nutrisi untuk mendukung perkembangan saraf otak.
  • Tubuh Aktif: Kecukupan energi dari karbohidrat dan lemak baik guna menunjang aktivitas fisik siswa baik di sekolah maupun di rumah.
  • Hidup Sehat: Peran vitamin dan mineral dari sayur serta buah-buahan untuk memperkuat sistem imun (kekebalan tubuh).

Sinergi untuk Promosi Kesehatan

Partisipasi RS Paru Respira dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program #RespiraPeduliGizi. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan pesan mengenai pentingnya gizi seimbang dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada masyarakat luas, dimulai dari lingkungan sekolah.

Kegiatan di SD Peni Bantul ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang antusias dan komitmen bersama untuk membiasakan pola makan sehat sejak dini demi menyongsong generasi emas Indonesia yang lebih berkualitas.

RS Paru Respira Gelar Rapat Program Kerja 2026

Oleh : Admin

Rabu, 21 Januari 2026, RS Paru Respira menggelar Rapat Program Kerja (Proker) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Radyosuyoso, Bappeda, hari ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran struktural rumah sakit, mulai dari Direktur, Kepala Seksi dan Kepala Subbagian, Kepala Instalasi, hingga Kepala Unit.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan program kerja antarunit, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan dan tata kelola rumah sakit. Setiap unit memaparkan rencana kerja yang disusun secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan rapat program kerja ini, RS Paru Respira berharap seluruh jajaran dapat membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kinerja yang efektif, efisien, dan berkelanjutan pada tahun 2026.

AYO….CEK PARU DENGAN SPIROMETRI DI RUMAH SAKIT PARU RESPIRA !!

Oleh : Susilawati, S.KM

  1. Apa Itu Pemeriksaan Spirometri ?
    Spirometri adalah pemeriksaan fungsi paru untuk mengukur jumlah udara yang dapat dihirup dan dihembuskan, serta kecepatan aliran udara saat bernapas. Pemeriksaan ini menggunakan alat bernama spirometer dan merupakan standar pemeriksaan fungsi paru di fasilitas kesehatan. Spirometri bersifat aman, cepat, non-invasif, dan tidak menimbulkan rasa sakit.
  2. Tujuan Pemeriksaan Spirometri
    Pemeriksaan spirometri bertujuan untuk:
    Menilai fungsi paru secara objektif
    Mendeteksi dini gangguan pernapasan
    Membantu menegakkan diagnosis penyakit paru
    Menilai tingkat keparahan penyakit paru
    Memantau respons dan keberhasilan pengobatan
  3. Penyakit Yang Dapat Dideteksi Dengan Spirometri
    Spirometri dapat membantu dalam diagnosis dan pemantauan:
    Asma
    Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
    Bronkitis kronik
    Penyakit paru restriktif
    Gangguan fungsi paru akibat rokok atau paparan polusi
  4. Siapa Yang Dianjurkan Melakukan Spirometri ?
    Pemeriksaan spirometri dianjurkan bagi:
    Pasien dengan keluhan sesak napas, batuk lama, atau napas berbunyi
    Penderita asma atau PPOK
    Perokok aktif maupun pasif
    Pekerja dengan paparan debu, asap, atau bahan kimia
    Pasien yang sedang atau telah menjalani terapi penyakit paru
    Masyarakat yang ingin memantau kesehatan paru secara rutin
  5. Prosedur Pemeriksaan Spirometri
    Pasien akan diberi penjelasan oleh petugas kesehatan
    Pasien diminta menarik napas sedalam mungkin
    Pasien menghembuskan napas sekuat dan secepat mungkin ke alat spirometer
    Pemeriksaan dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil terbaik
    Hasil dicetak dan dievaluasi oleh dokter
  6. Persiapan Sebelum Pemeriksaan
    Tidak merokok minimal 1 jam sebelum pemeriksaan
    Tidak makan terlalu kenyang
    Menggunakan pakaian yang nyaman
    Mengikuti instruksi petugas selama pemeriksaan
  7. Keunggulan Pemeriksaan Spirometri Di Rumah Sakit Paru Respira
    Dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih
    Menggunakan alat spirometri modern dan terkalibrasi
    Hasil pemeriksaan akurat dan terpercaya
    Evaluasi langsung oleh dokter spesialis paru
    Pelayanan cepat, aman, dan nyaman
     
    Kesimpulan
    Pemeriksaan spirometri merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan paru, mendeteksi gangguan pernapasan sejak dini, serta meningkatkan kualitas hidup. RS Paru Respira menyediakan layanan spirometri profesional sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan pernapasan masyarakat.
    Sumber :
    ·  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Penyakit Paru dan Pernapasan.
    ·  American Thoracic Society (ATS) & European Respiratory Society (ERS). Standardisation of Spirometry.
    ·  Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Penyakit Paru.

SOSIALISASI APLIKASI CORETAX DAN PELAPORAN SPT TAHUNAN

Kamis (08/01), RS Paru Respira bekerja sama dengan KPP Pratama Bantul mengadakan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Coretax dan bimbingan pelaporan SPT Tahunan bagi seluruh civitas hospitalia. Langkah ini merupakan komitmen RS Paru Respira untuk terus tertib administrasi dan mendukung program digitalisasi Direktorat Jenderal Pajak. Kegiatan yang berlangsung di ruang Amarta rumah sakit Paru Respira ini menghadirkan narasumber ahli dari KPP Pratama Bantul.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai RS Paru Respira dapat memahami sistem perpajakan terbaru yang lebih terintegrasi serta menjalankan kewajiban lapor SPT tepat waktu sebelum batas akhir masa pajak. Mari wujudkan insan kesehatan yang taat pajak demi pembangunan bangsa yang lebih baik.