Berita

ASAM LAMBUNG VS MAAG

Oleh : Susilawati, S.KM

Yuk Cari tau perbedaan nya..!

Asam lambung dan maag meski memiliki gejala yang sama, tetapi ini adalah dua kondisi yang berbeda. Penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam yang diproduksi oleh lambung naik kekerongkongan dan menyebabkan rasa tidak nyaman seperti dada yang sakit sampai mulas. Sedangkan maag sendiri adalah ketika volume lapisan lendir tebal yang melindungi lambung mengalami penurunan, sehingga asam pencernaan menggerogoti jaringan yang melapisi perut.

Penyebab :

  • Asam Lambung : dapat disebabkan otot kerongkongan bawah yang mengerut, sehingga asam lambung mudah naik. Penyebabnya bisa karena makan terlalu banyak, mengambil posisi tidur setelah makan, obat-obatan yang memiliki efek samping jantung berdebar.
  • Maag : Banyak masyarakat beranggapan maag disebabkan karena terlambat makan. Akan tetapi, maag juga dapat disebabkan karena stress, konsumsi alkohol, merokok, konsumsi kafein, penyakit autoimun dan infeksi bakteri. Hal tersebut membuat dinding lambung mengalami peradangan.

Gejala :

Penyakit asam lambung biasanya ditandai dengan rasa asam dibelakang mulut, batuk kering, sakit tenggorokan, kesulitan menelan, gejala seperti asma, mulas yang meningkat sebagai respon terhadap beberapa makanan pemicu dan gejala yang memburuk saat berbaring atau membungkuk.

Sedangkan sakit maag sering ditandai dengan gejala :

  1. Sensasi terbakar di usus, di area antar pusar dan tulang dada
  2. Nyeri atau tidak nyaman dua hingga tiga jam setelah makan
  3. Rasa sakit yang dapat membuat terbangun di malam hari
  4. Rasa sakit yang berkurang setelah makan atau minum obat maag
  5. Darah di kotoran atau muntah

Pengobatan

Asam lambung dan maag memiliki tingkat keparahan yang berbeda, namun terdapat kesamaan pada obat-obatan yang dikonsumsi. Obat-obatan yang biasa diresepkan oleh dokter adalah sebagai berikut :

  1. Antibiotik untuk membunuh bakteri
  2. Antasida untuk menetralisir asam lambung
  3. Histamin untuk mengurangi produksi asam lambung
  4. Obat untuk mengurangi sakit perut akibat asam lambung

Pencegahan

Untuk mencegah maag dan asam lambung, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan mengelola stres. Anda juga bisa menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu asam lambung. 

Gaya hidup sehat antara lain :

  • Turunkan berat badan berlebih
  • Makan dengan porsi kecil tapi sering
  • Kunyah makanan dengan perlahan
  • Hindari berbaring atau tidur setidaknya 2-3 jam setelah makan
  • Berhenti merokok dan mengkonsumsi alkohol
  • Konsumsi snack di sela waktu makan
  • Kelola stres dengan baik

Hindari makanan pemicu asam lambung dan maag :

  • Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung, seperti kopi, coklat, buah-buahan yang asam dan berminyak
  • Hindari makanan pedas yang dapat menyebabkan iritasi dan nyeri ulu hati

Jika asam lambung dan maag sering kambuh sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Perlu kita ketahui jika asam lambung dan maag akan selalu kambuh jika tidak melakukan gaya hidup sehat. Maka dari itu, anda perlu menjaga kebiasaan hidup sehat, asupan gizi seimbang dan kelola stress dengan baik.

https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-perbedaan-antara-asam-lambung-dan-maag?srsltid=AfmBOopDq-hNMSP7mocW_OvCL4_mge78-r-10qxpkqpjTkmwr8mc2tS-
https://www.mitrakeluarga.com/artikel/perbedaan-maag-dan-gerd

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pengembangan Rumah Sakit Paru Respira

Sabtu, 07 Februari 2026, Rapat Pengemebangan Rumah sakit untuk pemenuhan sarana dan prasarana pengembangan Rumah Sakit Paru …

STRESS EATING

Oleh : Nur Handayani, SKM Apa itu stress eating ? Stress eating adalah keinginan untuk makan saat stres walau sebenarnya …

RS Paru Respira Raih Penghargaan BPJS Kesehatan atas Komitmen Transformasi Digital Pelayanan

YOGYAKARTA – RS Paru Respira kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. …

Perkuat Layanan Kesehatan Respirasi, Wamenkes RI Tinjau Rencana Pengembangan RS Paru Respira

BANTUL – Rumah Sakit Paru Respira menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus …

Sinergi Bersama Wamenkes RI: Jemput Bola Deteksi TB di Sentolo!

SENTOLO – RS Paru Respira terus menunjukkan komitmennya dalam garda terdepan pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. …

Gizi Seimbang sebagai Pondasi Kesehatan Keluarga yang Tak Pernah Usang

Oleh : Arifah BN, S.KM Pola makan yang sehat bukan hanya tren sesaat. Dari generasi muda yang aktif bergerak hingga orang …