Berita

RS Paru Respira Gelar Pelatihan Preceptorship dan Mentorship

Bantul, 15 Juni 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pendampingan klinis yang terstandar, RS Paru Respira menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Preceptorship dan Mentorship bagi para pembimbing lahan (preseptor dan mentor).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah perawat dan tenaga kesehatan senior yang bertugas membimbing mahasiswa praktik serta pegawai baru di lingkungan rumah sakit. Pelatihan ini menjadi langkah strategis RS Paru Respira untuk memastikan proses transfer ilmu, keterampilan, serta penanaman budaya kerja profesional berjalan dengan efektif.

Fokus Pengembangan Kompetensi

Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pembimbing dengan teknik-teknik pendampingan yang lebih modern dan suportif. Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi:

  • Metode Komunikasi Efektif: Membangun hubungan antara pembimbing dan peserta didik agar tercipta lingkungan belajar yang kondusif.
  • Teknik Evaluasi Klinis: Memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kompetensi klinis praktikan.
  • Peran Preseptor vs. Mentor: Memahami perbedaan peran dalam memberikan dukungan teknis (preceptorship) serta dukungan pengembangan karier dan psikososial (mentorship).
  • Budaya Keselamatan Pasien: Mengintegrasikan standar prosedur operasional rumah sakit ke dalam setiap proses bimbingan.

Pembimbing lahan adalah garda terdepan dalam membentuk profesional medis masa depan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para preseptor dan mentor di RS Paru Respira semakin percaya diri dalam membimbing, sehingga kualitas pelayanan kepada pasien tetap terjaga dan terus meningkat,” ujar perwakilan manajemen RS Paru Respira di sela-sela acara.

Dampak Bagi Pelayanan

Dengan selesainya pelatihan ini, RS Paru Respira berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan. Selain meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi pegawai baru dan mahasiswa praktik, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan mutu keselamatan pasien di RS Paru Respira.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung penuh semangat ini ditutup dengan sesi simulasi kasus, di mana para peserta mempraktikkan langsung strategi bimbingan yang telah dipelajari untuk menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENTINGNYA MEMBIASAKAN CUCI TANGAN YANG BENAR UNTUK MENJAGA KESEHATAN

Oleh:Nur Handayani, S.KM Mencuci tangan dengan sabun merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. …

Memasuki Hari Ketiga Akreditasi: Telusur Lapangan, Simulasi Tanggap Darurat, dan Rekomendasi Peningkatan Mutu

BANTUL, RS Paru Respira — Rangkaian survei akreditasi rumah sakit di RS Paru Respira Yogyakarta memasuki hari ketiga. Pada …

Masuk Hari Kedua Survei Akreditasi, RS Paru Respira Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

BANTUL — Rumah Sakit Paru Respira terus berupaya menjaga dan meningkatkan standar tata kelola serta pelayanan kesehatan …

Asap, Polusi Udara, dan Kesehatan Paru: Waspadai Bahaya PM2.5 bagi Pernapasan

Oleh:Susilawati.S.K.M Kualitas udara menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga kesehatan paru. Paparan polusi udara, …

Tingkatkan Keselamatan Lingkungan Kerja, RS Paru Respira Gelar Praktik K3RS 2026

Bantul-(21/8)Rumah Sakit Paru Respira secara konsisten berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan siap …

RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026: Tingkatkan Kompetensi Demi Wujudkan Budaya Kerja Aman dan Pelayanan Bermutu

Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Kerja, RS Paru Respira Gelar IHT K3RS 2026 Bantul – Keselamatan dan kesehatan …