Berita

Anak Batuk Enggak Sembuh-Sembuh?Waspadai Penyebab Tersembunyi di Baliknya!

Oleh : Sukhalita. S.K.M

Semua manusia memiliki sistem pertahanan tubuh untuk melindungi diri dari bahaya benda asing, termasuk kuman penyebab penyakit. Beberapa respon tersebut antara lain berkedip, bersin, dan batuk. Masing-masing respon tersebut memiliki tujuan masing-masing, tak terkecuali batuk.
Batuk merupakan kondisi yang umum terjadi. Semua kelompok usia bisa saja mengalami kondisi ini, tergantung faktor risiko yang dimiliki masing-masing orang. Batuk umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa saja merupakan gejala dari kondisi yang memerlukan pertolongan medis. Jadi, kupas tuntas tentang batuk dalam artikel ini, supaya tidak salah langkah!
Apa itu Batuk?
Batuk adalah bentuk respon alami tubuh untuk melindungi saluran pernapasan, khususnya paru-paru, dari kuman maupun benda asing serta membersihkan jalan napas. Beberapa kondisi bisa memicu terjadinya batuk, baik karena kuman penyebab penyakit, peningkatan produksi dahak, adanya benda asing, bahkan kanker.
Umumnya, batuk bukan merupakan masalah serius karena biasanya dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar dua minggu. Namun, ada juga batuk yang berlangsung selama berbulan-bulan dan dapat menjadi tanda adanya penyakit yang lebih serius.
Untuk mencegah kesalahan dalam penanganan dan mendapatkan perawatan yang tepat, penting untuk mengenali penyebab batuk.

  1. ISPA
    Penyebab paling umum dari batuk kronis pada anak-anak adalah infeksi saluran pernapasan atas. Ini dapat disebabkan oleh salah satu dari lebih dari 100 virus flu.
    “Anak-anak biasanya mengalami sekitar 8-10 kali pilek dalam setahun selama 5-7 hari,” kata William Berger, MD, profesor klinis di departemen pediatri University of California kepada Parents.
    Beberapa gejala batuk kronis akibat flu yang perlu diketahui para orangtua, antara lain:
     demam ringan hingga berat
     ada lendir yang memicu refleks muntah
     batuk parah dengan frekuensi yang lebih lama daripada flu biasa.
  2. ASMA
    Asma dapat menjadi penyebab batuk kronis pada anak karena peradangan dan penyempitan saluran napas yang membuatnya lebih sensitif terhadap pemicu seperti debu, asap, udara dingin, atau aktivitas fisik. Kondisi ini memicu batuk kering berulang, terutama pada malam hari atau saat anak beraktivitas, dan sering disertai sesak napas, napas berbunyi (mengi), serta rasa berat di dada. Karena gejalanya dapat datang dan pergi, asma sering tidak langsung dikenali, sehingga penting bagi orang tua untuk mewaspadai batuk yang sering kambuh dan memeriksakan anak ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
  3. POLUSI UDARA DAN ASAP ROKOK
    Paparan asap rokok dan polusi udara dapat membuat anak mudah batuk karena keduanya mengiritasi saluran pernapasan, memicu peradangan, dan meningkatkan produksi lendir. Zat berbahaya dalam asap rokok serta partikel polutan merusak silia (rambut halus pelindung paru) sehingga kotoran dan kuman lebih mudah menumpuk. Akibatnya, saluran napas anak menjadi lebih sensitif dan rentan infeksi, sehingga tubuh merespons dengan batuk untuk membersihkannya.
    Sumber :
    Fadli, dr. Rizal. 2024. Batuk. Halodoc.
    Fensynthia, dr. Gracia. 2025. Menyikapi Batuk pada Anak. Alodokter.
    Puskesmas Kuta Selatan. 2022. 4 Penyebab Batuk Kronis pada Anak-anak

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga di Bulan Puasa: Tetap Aktif, Tetap Aman, dan Tetap Bertenaga

Oleh : Nur Handayani, S.KM Bulan puasa membawa perubahan besar pada pola makan, jam tidur, dan ritme aktivitas harian. Tidak …

Menakar Tanggung Jawab: Ustadz Setyo Susilo Kupas Tuntas Perkara Amanah di Masjid Al Husna

BANTUL – Memasuki pekan kedua Ramadhan 1447 H, girah spiritual karyawan RS Paru Respira serta masyarakat Kelurahan Palbapang …

Puasa dan Penyakit TB:

Apakah Penderita Tuberkulosis Aman Berpuasa Saat Ramadhan? Oleh : Susilawati, SKM Apakah penderita TB boleh berpuasa saat …

Perkuat Spiritual di Bulan Suci, RS Paru Respira Gelar Kajian “Respi Ramadhan” di Pekan Pertama Ramadhan

BANTUL – Dalam rangka menyambut dan mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, RS Paru Respira menyelenggarakan agenda …

RS Paru Respira Perkuat Legalitas Aset, Serah Terima Sertifikat Tanah sisa terdampak pengembangan RS Paru Respira di Palbapang Rampung

BANTUL – Langkah strategis dalam penataan aset dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan kembali dilakukan oleh Rumah …

Sambut Ramadhan 1447 H, RS Paru Respira Gelar Kajian Spiritual Bersama Ustad Ibnu Sutopo Yuwono, S.T. M.S.i

BANTUL – Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Rumah Sakit Paru (RSP) Respira …