Berita

Sinergi Bersama Wamenkes RI: Jemput Bola Deteksi TB di Sentolo!

SENTOLO – RS Paru Respira terus menunjukkan komitmennya dalam garda terdepan pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, RS Paru Respira berkesempatan mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) yang dilaksanakan di Kelurahan Sentolo.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung efektivitas penemuan kasus TBC secara aktif di tengah masyarakat, sebagai bagian dari strategi nasional akselerasi eliminasi TBC tahun 2030.

Menghadirkan Teknologi di Tengah Masyarakat

Dalam kegiatan ACF kali ini, RS Paru Respira membawa solusi nyata melalui layanan X-Ray Portable. Teknologi mutakhir ini menjadi bintang utama dalam mempermudah akses kesehatan bagi warga Sentolo.

Kenapa X-Ray Portable sangat penting?

  • Aksesibilitas: Masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan rontgen dada.
  • Kecepatan: Hasil pemindaian dapat diketahui secara cepat, memungkinkan tim medis memberikan tindak lanjut instan.
  • Akurasi: Meskipun bersifat portabel, kualitas citra yang dihasilkan tetap standar medis untuk deteksi dini kelainan pada paru.

Deteksi Dini: Langkah Awal Menuju Kesembuhan

Wakil Menteri Kesehatan RI mengapresiasi kolaborasi aktif RS Paru Respira dalam menjemput bola ke lapangan. Beliau menekankan bahwa TBC hanya bisa dikalahkan jika kita berhasil memutus rantai penularannya melalui deteksi sedini mungkin.

“Deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, dan semakin kecil risiko penularan ke anggota keluarga lainnya. Inilah langkah nyata kita menuju Indonesia Bebas TBC,” ujar pihak RS Paru Respira di sela-sela kegiatan.

Komitmen RS Paru Respira

Sebagai rumah sakit spesialis paru, RS Paru Respira tidak hanya menunggu pasien di klinik, tetapi juga aktif bergerak secara preventif dan promotif. Melalui kegiatan di Kelurahan Sentolo ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kesehatan paru semakin meningkat.

Mari bersama-sama kita dukung gerakan eliminasi TBC. Ingat, TBC bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan tuntas!

Salam Sehat, Sahabat Respira! 🏥✨

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Puasa dan Penyakit TB:

Apakah Penderita Tuberkulosis Aman Berpuasa Saat Ramadhan? Oleh : Susilawati, SKM Apakah penderita TB boleh berpuasa saat …

Perkuat Spiritual di Bulan Suci, RS Paru Respira Gelar Kajian “Respi Ramadhan” di Pekan Pertama Ramadhan

BANTUL – Dalam rangka menyambut dan mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, RS Paru Respira menyelenggarakan agenda …

RS Paru Respira Perkuat Legalitas Aset, Serah Terima Sertifikat Tanah sisa terdampak pengembangan RS Paru Respira di Palbapang Rampung

BANTUL – Langkah strategis dalam penataan aset dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan kembali dilakukan oleh Rumah …

Sambut Ramadhan 1447 H, RS Paru Respira Gelar Kajian Spiritual Bersama Ustad Ibnu Sutopo Yuwono, S.T. M.S.i

BANTUL – Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Rumah Sakit Paru (RSP) Respira …

Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pengembangan Rumah Sakit Paru Respira

Sabtu, 07 Februari 2026, Rapat Pengemebangan Rumah sakit untuk pemenuhan sarana dan prasarana pengembangan Rumah Sakit Paru …

STRESS EATING

Oleh : Nur Handayani, SKM Apa itu stress eating ? Stress eating adalah keinginan untuk makan saat stres walau sebenarnya …