Menakar Tanggung Jawab: Ustadz Setyo Susilo Kupas Tuntas Perkara Amanah di Masjid Al Husna
BANTUL – Memasuki pekan kedua Ramadhan 1447 H, girah spiritual karyawan RS Paru Respira serta masyarakat Kelurahan Palbapang terus meningkat. Hal ini terlihat dalam agenda rutin Kajian Keislaman Respi Ramadhan yang digelar pada Kamis siang (26/02/2026) di Masjid Al Husna, Palbapang, Bantul.
Menghadirkan narasumber kondang, Al Ustadz Setyo Susilo, kajian kali ini mengangkat tema yang cukup menggugah kesadaran: “Ke Mana Kau Bawa Amanahmu?”
Amanah: Bukan Sekadar Jabatan
Dalam tausiyahnya, Ustadz Setyo Susilo menekankan bahwa amanah sering kali disalahartikan hanya sebatas titipan barang atau jabatan struktural. Padahal, cakupan amanah dalam Islam jauh lebih luas, menyentuh setiap jengkal kehidupan manusia.
“Setiap embusan napas, kesehatan, hingga waktu luang yang kita miliki adalah amanah dari Allah SWT. Pertanyaannya bukan seberapa banyak yang kita dapatkan, tapi untuk apa semua itu kita gunakan?” ujar beliau di hadapan jamaah.
Beliau juga mengingatkan kutipan dari Al-Qur’an mengenai beratnya beban amanah yang bahkan gunung pun enggan memikulnya, namun manusia justru dengan berani mengambil tanggung jawab tersebut.
Poin Utama Kajian
Ustadz Setyo merangkum tiga aspek besar dalam membawa amanah:
- Amanah kepada Allah: Menjaga ketaatan dan menjauhi larangan-Nya di tengah godaan zaman yang semakin kompleks.
- Amanah kepada Sesama: Bagaimana peran kita sebagai orang tua, anak, tetangga, hingga pemimpin bagi dirinya sendiri.
- Amanah terhadap Diri Sendiri: Menjaga tubuh dan ruh agar tetap berada di jalan yang lurus.
Antusiasme Jamaah
Masjid Al Husna tampak diikuti oleh jamaah dari Karyawan RS Paru Respira dan Masyarakat sekitar. Suasana diskusi berlangsung hangat saat sesi tanya jawab, di mana banyak jamaah berkonsultasi mengenai dilema kejujuran di dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.
Kajian ini merupakan bagian dari rangkaian semarak Ramadhan 1447 H yang diinisiasi oleh panitia Respi untuk membekali umat dengan pemahaman agama yang mendalam namun relevan dengan tantangan masa kini.







Write a Comment