Berita

Lagi Diet, Boleh Makan Nasi?

Oleh : Nur Handayani, S.KM

Nasi sering dianggap biang kerok bagi orang yang sedang diet. Nasi seringkali dimusuhi orang diet, dianggap dapat dengan cepat menaikkan berat badan. Benarkah makan nasi dapat merusak pola diet seseorang? Benarkah tidak makan nasi dapat menurunkan berat badan?

                  Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat sederhana, Melansir Healthline, dalam satu porsi nasi putih terdapat kandungan :

  • Kalori
  • Lemak
  • Sodium
  • Karbohidrat
  • Serat
  • Gula
  • Protein

Selain  itu nasi putih juga mengandung vitamin B yang kompleks, seperti niacin, tiamin, dan riboflavin. Nasi juga menjadi sumber mineral tubuh karena mengandung zat besi tinggi, magnesium, dan mangan. Nasi mengandung serat untuk menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan Anda.

                  Bila melihat dari kandungan nasi, sebenarnya kita tidak perlu menghindari makan nasi. Akan tetapi nasi memiliki indeks glikemi tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Memiliki gula darah melebihi kebutuhan energi, tubuh akan mengubah gula menjadi lemak untuk disimpan dan digunakan di masa depan. Tapi, jika Anda tidak bergerak, maka lemak akan menumpuk di tubuh dan membuat berat badan naik.

                  Nasi putih tetap dapat dikonsumsi walaupun sedang diet karena dibutuhkan untuk sumber energi. Kita dapat makan nasi putih dengan menyesuaikan porsi kebutuhan masing-masing orang. Setiap orang mempunyai kebutuhan kalori yang berbeda. Jadi baik dalam kondisi diet atau tidak. Akan tetapi tidak dibenarkan bila kita makan nasi putih sepuasnya, tetap diperhatikan porsinya.

                  Spesialis gizi dalam tulisan bukunya, dr Davie Muhamad, SpGK, menjelaskan bahwa hal yang perlu diperhatikan selama proses diet agar bisa menurunkan berat badan adalah defisit kalori. Jika misalnya seseorang kebutuhan kalorinya 1.500 kalori per hari, bisa dikurangi secara perlahan menjadi 1.300 kalori dan seterusnya. Jadi tidak hanya nasi yang diperhatikan porsi tapi juga makanan lain yang kita makan. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan ketika sedang diet :

  • Kontrol porsi makan nasi dengan baik
  • Perbanyak makanan protein
  • Kebutuhan serat terpenuhi dengan makan sayur
  • Apabila tidak ingin makan nasi putih, dapat diganti dengan makanan sumber karbohidrat lainnya, seperti dengan roti gandum, kentang, oat, atau mengganti beras putih dengan beras merah.
  • Hindari makan camilan, karena kalori yang masuk ke tubuh kamu jauh lebih besar jika kamu makan camilan dibandingkan dengan makan nasi. Apalagi jika camilan yang kamu konsumsi tinggi garam.
  • Kurangi gula, karena sama halnya dengan makan camilan, mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula justru menambah kalori yang masuk ke tubuh, meskipun kamu tidak makan nasi.
  • Imbangi dengan olahraga, setidaknya selama 30 menit setiap hari. Lakukan jalan kaki sudah cukup untuk membantu mengurangi berat badan.
  • Mengurangi porsi makanan dari biasanya, perbanyak makan buah, sayur, dan kacang-kacangan.
  • Mengurangi penggunaan minyak (gorengan) dan santan. Dianjurkan memasak dengan cara dikukus, direbus, dan dipanggang.
  • Mengurangi makanan dan minuman manis.
  • Mengurangi penggunaan garam dan makanan yang diawetkan, diasinkan, dan makanan kalengan.
  • Hindari susu tinggi lemak.
  • Perbanyak makan ikan.

                  Pola makan yang sehat perlu diimbangi dengan olahraga rutin, istirahat yang cukup dan upayakan untuk dapat mengelola stress. Yuk, mulai sekarang kita upayakan untuk mengatur pola makan kita dan menerapkan pola hidup sehat agar tubuh sehat dan hidup berkualitas.

Referensi

Tim Detik Health. 2024. Diet Jangan Takut Makan Nasi, Tetap Bisa Turun Berat Badan Asalkan…. https://www.detik.com/ tanggal 22 Januari 2024

CNN Indonesia. 2024. Tak Makan Nasi Putih Bisa Bantu Turunkan BB, Benarkah? https://www.cnnindonesia.com/ tanggal 19 April 2024

Anastasia, Tamara. 2020. Berhenti Makan Nasi saat Diet, Perlukah? https://www.klikdokter.com/ tanggal 17 November 2020

Yulia Ferdiaz, Nikita. 2020. Bisa Turun 4 Kg dalam Seminggu Tapi Masih Makan Nasi, Begini Caranya! https://health.grid.id/ tanggal 6 Januari 2020

dr. Fadhli Rizal Makarim. 2020. Diet Tanpa Makan Nasi, Seberapa Efektif? https://www.halodoc.com tanggal 28 Januari 2020

 Nurulia, Ruri. 2019. Makan Nasi Lebih Banyak Bisa Cegah Obesitas? https://www.klikdokter.com/ tanggal 10 Mei 2019

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pengembangan Rumah Sakit Paru Respira

Sabtu, 07 Februari 2026, Rapat Pengemebangan Rumah sakit untuk pemenuhan sarana dan prasarana pengembangan Rumah Sakit Paru …

STRESS EATING

Oleh : Nur Handayani, SKM Apa itu stress eating ? Stress eating adalah keinginan untuk makan saat stres walau sebenarnya …

RS Paru Respira Raih Penghargaan BPJS Kesehatan atas Komitmen Transformasi Digital Pelayanan

YOGYAKARTA – RS Paru Respira kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. …

Perkuat Layanan Kesehatan Respirasi, Wamenkes RI Tinjau Rencana Pengembangan RS Paru Respira

BANTUL – Rumah Sakit Paru Respira menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus …

Sinergi Bersama Wamenkes RI: Jemput Bola Deteksi TB di Sentolo!

SENTOLO – RS Paru Respira terus menunjukkan komitmennya dalam garda terdepan pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. …

Gizi Seimbang sebagai Pondasi Kesehatan Keluarga yang Tak Pernah Usang

Oleh : Arifah BN, S.KM Pola makan yang sehat bukan hanya tren sesaat. Dari generasi muda yang aktif bergerak hingga orang …