Berita

Gimana Sih Isolasi Mandiri di Rumah Yang Baik dan Benar Sesuai Prosedur

Oleh : Susilawati, SKM

Kamu Positif Covid 19, jangan panik,  bersikap tenang,  karena panik dapat membuat hormon kamu berantakan.  Panik dapat menyebabkan lambung menjadi iritasi, Hipertensi , Psikis gelisah dan lain sebagainya yang dapat membuat kacau metabolisme tubuhmu. Bagi kamu yang positif covid 19 dan tidak bergejala hingga bergejala ringan dan tidak mendapatkan fasilitas isolasi terpusat, kamu dapat melakukan isolasi mandiri sendiri di rumah dengan prosedur yang baik dan benar.

            Lamanya waktu isolasi mandiri yang harus dijalani oleh pasien positif covid 19 tanpa gejala adalah 10 hari isolasi sejak tes antigen atau PCR positif covid 19. Sementara lamanya  waktu isolasi yang harus dijalani pasien positif covid 19 dengan gejala ringan adalah 10 hari isolasi plus 3 hari yang sudah bebas dari berbagai gejala. Untuk Pasien kontak erat, durasi isolasi mandiri 14 hari sejak kontak dengan kasus positif covid 19.

            Beberapa hal yang harus dilakukan  saat menjalankan isolasi mandiri :

  1. Tinggal di rumah dan jangan pergi bekerja atau ke ruang publik
  2. Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya
  3. Jika memungkinkan, upayakan menjaga jarak dari anggota keluarga lain
  4. Gunakan selalu masker selama masa isolasi mandiri
  5. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis, seperti batuk atau kesulitan bernafas
  6. Hindari pemakaian bersama peralatan makan, perlengkapan mandi dan sprei
  7. Terapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mengkonsumsi makanan bergizi, rutin melakukan kebersihan tangan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  8. Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi
  9. Jaga kebersihan rumah dengan cairan desinfektan
  10. Hubungi segera fasilitas kesehatan jika memburuk agar mendapatkan perawatan lebih lanjut

Perlu dicatat jika kadar oksigen 90% atau lebih tetapi di bawah 94%, segera hubungi tenaga kesehatan atau minta perawatan di rumah sakit. Bila kadar oksigen di bawah 90%, itu berarti pasien mengalami covid 19 berat. Segera hubungi penyedia layanan kesehatan atau minta segera dirawat di rumah sakit.

Sharing is caring!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dukung Rencana Pengembangan Gedung Baru, RS Paru Respira Lakukan Pengalihan Saluran Irigasi dan Pembuatan Jalan Inspeksi

BANTUL – Dalam rangka mempersiapkan lahan untuk pembangunan gedung pelayanan baru, Rumah Sakit Paru Respira (RS Paru Respira) …

PENTINGNYA MEMBIASAKAN CUCI TANGAN YANG BENAR UNTUK MENJAGA KESEHATAN

Oleh:Nur Handayani, S.KM Mencuci tangan dengan sabun merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. …

Memasuki Hari Ketiga Akreditasi: Telusur Lapangan, Simulasi Tanggap Darurat, dan Rekomendasi Peningkatan Mutu

BANTUL, RS Paru Respira — Rangkaian survei akreditasi rumah sakit di RS Paru Respira Yogyakarta memasuki hari ketiga. Pada …

Masuk Hari Kedua Survei Akreditasi, RS Paru Respira Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

BANTUL — Rumah Sakit Paru Respira terus berupaya menjaga dan meningkatkan standar tata kelola serta pelayanan kesehatan …

Asap, Polusi Udara, dan Kesehatan Paru: Waspadai Bahaya PM2.5 bagi Pernapasan

Oleh:Susilawati.S.K.M Kualitas udara menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga kesehatan paru. Paparan polusi udara, …

Tingkatkan Keselamatan Lingkungan Kerja, RS Paru Respira Gelar Praktik K3RS 2026

Bantul-(21/8)Rumah Sakit Paru Respira secara konsisten berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan siap …